Ripple Menghadapi Tuntutan Hukum Atas Merek Dagang ‘PayID’ di Australia

Perusahaan jasa keuangan, New Payments Platform Australia (NPPA), telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Federal terhadap perusahaan dibelakang token XRP, Ripple Labs, atas merek dagang “PayID”.

Pernyataan dari NPPA mengatakan bahwa gugatan tersebut bertujuan “untuk melindungi warga Australia agar tidak disesatkan oleh peluncuran layanan pembayaran berbasis kripto di Australia menggunakan nama dan merek layanan PayID NPP Australia.”

Sekedar informasi, NPPA memiliki jaringan pengiriman uang di Australia yang memungkinkan pelanggan dari bank yang berbeda untuk melakukan dan menerima pembayaran secara Real-Tome. Ini dimiliki bersama oleh 13 bank, termasuk ANZ, Citi, HSBC, ING dan Reserve Bank of Australia.

Pihak NNPA pun mengatakan:

“Ada kekhawatiran bahwa dua layanan yang beroperasi di pasar dengan nama yang sama akan menimbulkan kebingungan, peluang untuk penipuan, dan menyesatkan bagi pelanggan, yang mungkin menganggap perlindungan yang berlaku untuk layanan PayID NPP Australia, juga berlaku untuk layanan yang ditawarkan di bawah spanduk Koalisi Pembayaran Terbuka.”

NPPA telah memiliki hak merek dagang untuk “Pay ID” (dengan spasi) sejak Maret 2017. Layanan pengalamatan eponim memungkinkan pengguna untuk menautkan bagian informasi yang mudah diingat, seperti nomor telepon atau alamat email, ke akun mereka dan lalu memberikan Pay ID mereka ke entitas tempat mereka ingin menerima pembayaran.

NPPA menyatakan bahwa proyek Ripple dan NPPA memiliki nama yang identik dan bahkan sebagian besar memiliki fungsi yang sama sehingga dinilai akan menyesatkan warga Australia dari membedakannya dengan layanan perusahaan.

NNPA mengatakan:

“Tujuan dari tindakan ini adalah untuk melindungi konsumen dan bisnis Australia dari potensi kerugian atau penipuan yang dapat muncul sebagai akibat dari kebingungan yang disebabkan oleh layanan pembayaran yang menggunakan nama yang sama – terutama yang tidak menawarkan tingkat perlindungan yang sama dengan NPP. PayID, termasuk dukungan dari sektor perbankan Australia dan kerangka perlindungan konsumen yang ekstensif.”

Perlu diketahui, pada 18 Juni 2020, Open Payments Coalition mengumumkan “solusi sumber terbuka untuk menyatukan pembayaran,” yang juga disebut PayID, yang dibuat dalam kemitraan dengan lebih dari 40 perusahaan global, termasuk GoPay, Ripple, Blockchain.com, BitPay, Brave, Flutterwave, Mercy Korps dan lainnya.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.