CryptoHarian

10 Indikator Untuk Membeli Kripto dan Bitcoin Dengan Harga Murah

Cryptoharian – Dalam dunia trading, kemampuan untuk membeli saat harga rendah dan menjual saat harga tinggi adalah keterampilan yang dapat menentukan kesuksesan Anda. Baik bagi pemula maupun trader berpengalaman, menemukan titik masuk yang optimal sangat penting. 

Dalam hal ini, pengamat pasar kripto bernama Trend Rider melalui platform X berbagi macam-macam strategi untuk menguasai seni membeli saat harga rendah.

Untuk Pemula

1. RSI (Relative Strength Index): RSI atau Indeks Kekuatan Relatif dianggap sebagai sinyal beli ketika turun di bawah 30. Ini menunjukkan bahwa aset mungkin oversold dan siap untuk potensi pemulihan harga.

2. Bollinger Bands: Harga di bawah Bollinger Band yang lebih rendah dapat mengindikasikan potensi kesepakatan. Ketika harga menyentuh atau melampaui batas bawah ini, itu bisa menjadi sinyal peluang beli.

Bagi pemula, kedua indikator ini menawarkan wawasan berharga tentang peluang pembelian potensial. Namun, penting untuk dicatat bahwa harga dapat terus turun. Jadi menggabungkan teknik pemula ini dengan strategi menengah adalah hal yang disarankan. Kemudian, langkah akan dilanjutkan dengan Teknik lanjutan dianjurkan untuk pendekatan yang lebih komprehensif.

Strategi Menengah

3. Fibonacci Retracements: Identifikasi level dukungan potensial dengan menggunakan retracement Fibonacci. Retracement ke level 50 persen atau 61,8 persen dapat menjadi zona beli ideal dalam tren naik. Konfirmasikan kekuatan sinyal beli dengan menganalisis volume.

4. Stochastic Oscillator: Crossover di bawah 20 pada Stochastic Oscillator dapat mengindikasikan peluang beli. Sinyal ini menjadi lebih kuat ketika sejajar dengan support level rata-rata bergerak.

5. Parabolic SAR: Ketika titik-titik Parabolic SAR berada di atas harga, itu bisa mengindikasikan zona beli potensial. Untuk menghindari sinyal palsu, gabungkan indikator ini dengan RSI untuk memastikan aset tidak berada dalam wilayah overbought.

Teknik Lanjutan

6. Teori Elliott Wave: Analisis siklus pasar dan perkiraan pergerakan harga di masa depan. Cari zona beli optimal saat gelombang koreksi 2 atau 4 mendekati akhirnya.

7. Pola Harmonik: Manfaatkan pola seperti Bat, Gartley, dan Butterfly untuk menentukan zona pembalikan potensial. Gabungkan pola-pola ini dengan divergensi pada RSI atau MACD untuk konfirmasi tambahan.

8. Profil Pasar: Identifikasi Area Nilai dan Titik Kontrol. Membeli dekat ujung bawah Area Nilai dapat menawarkan setup risiko-imbal hasil yang menguntungkan.

9. Ichimoku Cloud: Ketika harga berada di bawah Ichimoku Cloud (Kumo) dan mendekati Tenkan-sen atau Kijun-sen, itu bisa menjadi titik beli strategis, terutama jika didukung oleh divergensi bullish.

10. Analisis Aliran Pesanan: Pantau transaksi bervolume besar dan stop hunting Membeli di area di mana order beli besar berkumpul dapat memberikan keuntungan.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.