Analis JPMorgan: Target Harga Jangka Panjang untuk Bitcoin

Bitcoin (BTC) kian kuat dan telah membentuk ATH baru, yang mendasari seberapa berharganya crypto ini di mata para investor setelah berbagai sentimen positif dari hadirnya Bitcoin ETF Berjangka dan adopsi lainnya dalam skala besar.

Belum lama ini, analis dari raksasa perbankan JPMorgan memprediksi target harga jangka panjang untuk Bitcoin karena crypto utama ini tengah bersaing untuk mengambil sorotan dari emas.

Menurut Business Insider, ahli strategi JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou, mengatakan bahwa Bitcoin telah menarik perhatian investor yang mencari lindung nilai terhadap inflasi.

“Munculnya kembali kekhawatiran inflasi di kalangan investor selama September/Oktober 2021 tampaknya telah memperbarui minat dalam penggunaan Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi… Daya pikat Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi mungkin telah diperkuat oleh kegagalan emas untuk merespons dalam beberapa minggu terakhir. untuk meningkatkan kekhawatiran atas inflasi.”

Baca Juga: Analisa Teknikal 10 Nov: Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)

Dengan asumsi bahwa Bitcoin berhasil mengancam emas sebagai aset, Panigirtzoglou menyebutkan target kenaikan $146.000 dalam jangka panjang.

“Mempertimbangkan seberapa besar investasi finansial ke emas, setiap crowding out dari emas sebagai mata uang ‘alternati’’ menyiratkan keuntungan besar untuk Bitcoin dalam jangka panjang.”

Ia juga menyebut $73.000 sebagai target utama berikutnya untuk dicapai oleh BTC tetapi mengatakan bahwa penurunan di bawah $30.000 juga sangat mungkin terjadi sebelum berlanjut reli.

Pada akhirnya, ahli strategi tersebut mengatakan sektor crypto berada pada tren naik jangka panjang yang mengambil tenaga signifikan selama pandemi Covid-19.

“Ada sedikit keraguan bahwa cryptocurrency dan aset digital secara lebih luas adalah kelas aset yang muncul dan dengan demikian pada tren naik struktural multi-tahun… Aset digital telah muncul sebagai pemenang yang jelas pasca pandemi, dengan investor ritel bergabung dengan investor institusi seperti kantor keluarga, dana lindung nilai dan manajer aset uang nyata termasuk perusahaan asuransi dalam menyebarkan kelas aset.”

Menurut analis terkenal Plan B, harga BTC sangat mungkin mencapai 5 digit (>$100.000) dalam tahun ini dan paling lama tahun depan.

Perlu dicatat bahwa prediksi plan B sudah benar 3 kali di tahun 2021 menurut tim Cryptoharian.

Menurut Crypto Michael di Youtube, harga BTC tidak mungkin tetap menanjak naik ke harga lebih tinggi, koreksi akan terjadi. Dan, $63.000-an adalah support yang kuat.

Selama harga tidak jatuh dibawah $60.000-an, ada kemungkinan BTC akan ke ATH baru. Resistensi ada di $70.000-an, $80.000an.

Tentu saja, industri crypto sendiri akan terus berkembang karena teknologinya, blockchain, telah dianggap sebagai sebuah inovasi yang sudah dan sedang akan digunakan untuk memperbaiki berbagai sistem lama yang menyita waktu dan uang. Crypto tetap menjadi masa depan. 

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis