CryptoHarian

Analisis Grafik Bulanan: Bitcoin Berpotensi Turun Drastis?

Bitcoin saat ini sedang bergerak turun setelah banyaknya sentimen negatif yang menimpa pasar crypto dan pasar keuangan secara menyeluruh dalam dua pekan terakhir. 

Mulai dari kondisi makroekonomi Amerika dan beberapa negara besar lainnya, hingga potensi perang dunia ketiga, para investor saat ini terlihat panik dengan tekanan jual yang meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir. 

Analisis Grafik Bulanan Bitcoin 

Melihat grafik bulanan Bitcoin, saat ini tedapat potensi koreksi besar dimana volume beli sudah mulai jenuh dan ada kemungkinan harga mulai turun. 

Potensi koreksi ini didukung oleh pola bearish yang terlihat pada puncak-puncak harga sebelumnya dimana mayoritas pergerakan tersebut berujung koreksi hingga puluhan persen. 

Grafik Bulanan Bitcoin

Untuk saat ini batas atas yang kuat terlihat pada harga tertinggi baru Bitcoin yang sudah lama ditinggal sehingga ada kemungkinan koreksi dari para trader yang mengambil keuntungan. 

Konfirmasi koreksi juga ditambah dengan adanya pola bearish divergence antara RSI dengan grafik harga, dimana saat ini terlihat bahwa RSI menunjukkan harga Bitcoin sudah overbought dan kemungkinan turun. 

Umumnya pola bearish divergence pada candlestick bulanan akan memberikan konfirmasi yang lebih akurat, sehingga ada kemungkinan koreksi akan terjadi dalam beberapa pekan hingga bulan ke depan. 

Untuk saat ini batas bawah yang kuat terlihat pada daerah $46.000 hingga $33.000, tapi koreksi ke daerah tersebut hanya bisa tercapai apa bila batas bawah pada $60.000 berhasil ditembus. 

Selama batas bawah pada $60.000 masih terjaga, ada kemungkinan Bitcoin masih akan aman dan tidak akan turun ke daerah tersebut. 

Namun, jika Bitcoin tidak turun ke bawah $60.000 ada kemungkinan harganya akan stagnan konsolidasi antara $65.000 hingga $60.000 dalam beberapa bulan ke depan. 

Perang dan Makroekonomi Jadi Penyebab

Seluruh kondisi ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu kondisi makroekonomi yang disebabkan oleh Amerika dan beberapa negara besar lainnya, hingga perang dunia yang berpotensi terjadi.

Dari sisi markoekonomi, saat ini Amerika sebagai negara dengan perekonomian yang dapat mempengaruhi banyak negara lain karena Dolar Amerika, sedang mengalami kondisi buruk.

Kondisi ini adalah inflasi yang masih terus bermasalah, melenceng dari prediksi mayoritas pejabat seperti Presiden dan Kepala Bank Sentral Amerika, dimana prediksi menyatakan bahwa 2024 akan menjadi tahun yang tenang, sedangkan saat ini banyak masalah. 

Sebelumnya Presiden dan Kepala Bank Sentral Amerika setuju bahwa 2024 akan menjadi tahun dengan perekonomian yang baik, dimana inflasi akan bergerak turun secara signifikan dan daya beli masyarakat akan naik kembali.

Sayangnya, untuk saat ini secara realistis ekonomi masih buruk dengan daya beli yang masih turun karena inflasi yang naik ditambah dengan gaji masyarakat yang masih stagnan.

Inflasi yang tinggi ini tercermin pada data inflasi umum dan inflasi inti dimana keduanya masih belum bergerak turun dan inflasi umum sendiri bergerak naik, sehingga dari sisi konsumen, mayoritas barang masih mahal dan sulit untuk dibeli.

Kondisi ini semakin diperburuk dengan keterlibatan Amerika atas beberapa perang yang terjadi saat ini, sehingga membuka potensi peningkatan tensi yang dapat berujung perang dunia. 

Negara-negara seperti Inggris, Eropa, Cina, dan Rusia juga sedang mengalami kemunduran ekonomi, semua masih berusaha keluar dari dampak Covid-19. 

Walau begitu pemulihan ini kemungkinan tidak akan dibuat mudah dengan adanya konflik Iran Israel yang berpotensi menarik banyak negara lain untuk ikut serta. 

Saat ini jika Israel menyerang balik dengan bantuan Amerika, Cina, Rusia, dan Korea Utara berpotensi ikut serta melawan Amerika dan Israel itu sendiri, sehingga membuka ruang untuk perang dunia. 

Oleh karena itu, melihat narasi ini sangat wajar jika investor sedang khawatir, dengan adanya  kemungkinan harga mayoritas aset bergerak turun secara signifikan dalam beberapa pekan ke depan jika tidak ada klarifikasi dan penenangan dari potensi perang ini.

Ditambah lagi, dalam beberapa hari ke depan akan terjadi Halving Bitcoin, sehingga ada kemungkinan bahwa Bitcoin akan turun terlebih dahulu melihat sejarah data setelah Halving Bitcoin relatif koreksi. 

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.