Blockchain+Sosial, Attila Memimpin Tren Baru Aplikasi Blockchain

Baru-baru ini, token Attila, ATT, memenangkan tempat pertama dalam pemungutan suara komunitas Indodax dan telah berhasil terdaftar di Indodax.

Ini menandai keberhasilan peluncurannya di pasar Indonesia, yang merupakan langkah penting dalam ekspansi global Attila.

Event ini telah menarik perhatian publik dan orang-orang mulai bertanya-tanya mengapa Attila, sebuah start-up yang berfokus pada pnelitian dan pengembangan protokol komunikasi informasi terdesentralisasi, dapat memenangkan tempat di pertukaran mata uang kripto terbesar di Indonesia.

Dengan perkembangan yang tiada henti dan cepat dari teknologi blockchain, infrastruktur blockchain telah muncul seiring waktu, mempromosikan pengembangan berbagai bidang termasuk keuangan, rantai pasokan, layanan publik, pendidikan, kekayaan intelektual, energi, kesejahteraan masyarakat, dll.

Namun, sedikit perusahaan baru yang fokus pada bidang blockchain +sosial karena keterlibatan berbagai kepentingan dan perusahaan raksasa media sosial yang berbeda.

Sementara, pengguna sulit untuk dipertahankan karena perusahaan besar tersebut tidak mau mengganti pada masalah tertentu.

Dengan keinginan memberikan pengalaman sosial yang lebih ramah dan privasi tinggi, meskipun ada banyak halangan, Attila telah menjadi pelopor di bidang blockchain + sosial.

Tim Attila berkomitmen untuk penelitian dan pengembangan berdasarkan pada teknologi yang mendasari blockchain, mengintegrasikan empat teknologi inti dari blockchain, DNS, smart contract dan pengiriman pesan secara instan.

Setiap pengguna berisi satu atau lebih penyedia dan aplikasi kasi server atau layanan.

Mereka dapat berkomuniaksi dengan pengguna lain dan memodifikasi penyedia layanan kapan saja dengan infrastruktur informasi dan protokol komunikasi yang mendasari Attila.

Melalui protoko komunikasi informasi terdesentralisasi Attila, pengguna dapat berbagi teks, suara, foto dan video dengan mudah tanpa mengganti akun. Ini sangat efisien, aman dan sangat private.

Setelah berbagai skandal kebocoran privasi pengguna dan perdagangan data ilegal, khususnya setelah insiden kebocoran data Cambridge Analysis dan Facebook, pengguna media sosial mulai lebih memperhatikan perlindungan privasi data, memaksa perusahaan media sosial untuk lebih melindungi privasi data pengguna.

Namun, dalam proses penelitian ilmiah dan pengembangan produk, algoritma akan mengumpulkan dan menggunakan data pengguna, menyebabkan data exposure, yang telah menjadi masalah besar bagi publik dan perusahaan.

Berkat Attila, solusi baru muncul. Attila secara inovatif mengembangkan protokol komunikasi dua lapis yang mencakup dua lapisan protokol duplex.

Lapisan pertama adalah protokol komunikasi dasar yang menyediakan fungsi koneksi dasar.

Lapisan kedua adalah protokol tambahan. Selain itu, informasi akan mendukung enkripsi ujung ke ujung, yang dapat menciptakan pengalaman komunikasi yang lebih tepat waktu bagi pengguna, dan proses pengiriman pesan akan lebih sederhana, cepat, andal dan pribadi.

Ditampilkan oleh platform berbeda, keamanan tinggi dan privasi lengkap, protokol Attila yang memberikan informasi terdesentralisasi sangat mungkin menjadi infrastruktur dasar untuk komunikasi di masa depan.

Sementara blockchain+sosial akan menjadi arah pengembangan masa depan industri blockchain dan memikat para investor.

Di era revolusi teknologi blockchain, Attila, sebagai pelopor infrastruktur informasi dan komunikasi, memimpin tren ini.

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis