Elon Musk: Bitcoin Sebagai Uang dan Siapa Satoshi Nakamoto

Pandangan positif terhadap crypto kembali datang dari CEO Tesla, Elon Musk, yang telah lama menjadi pendukung Dogecoin, namun kini berpandangan yang lebih global dari sebelumnya.

Elon Musk telah menyarankan bahwa kesalahan historis mencirikan sistem uang saat ini; salah satu aspek yang coba dikurangi oleh cryptocurrency. 

Saat muncul di podcast Lex Fridman, Musk menyatakan bahwa kesalahan diakibatkan oleh kemampuan pemerintah untuk mengganggu pasokan uang melalui pencetakan yang berlebihan, yang melemahkan nilai mata uang. 

Musk menyalahkan aspek sentralisasi uang, mencatat bahwa pemerintah kemungkinan akan menyalahgunakan haknya untuk menentukan jumlah uang beredar. Di baris ini, dia menyindir bahwa sifat mata uang digital yang terdesentralisasi mungkin menawarkan solusi.  Ia pun mengatakan:

“Saya pikir cryptocurrency adalah sesuatu yang menarik untuk mengurangi error dalam database yang disebut uang… Pemerintah secara efektif memiliki hak pengeditan pada database uang dan mereka menggunakan hak pengeditan tersebut untuk mencetak lebih banyak uang kapan pun mereka mau. Ini meningkatkan error dalam database yang dinamakan uang.”

Baca Juga: Bagaimana Cara Memulai Crypto Trading? Penjelasan Singkat

Baca Juga: Analis: Inilah Skenario Breakout untuk Polygon (MATIC), Polkadot (DOT) dan VeChain

Lebih jauh, Musk percaya bahwa sistem uang saat ini menggunakan teknologi lama yang membutuhkan perbaikan dan cryptocurrency menawarkan alternatif sempurna untuk memperbaiki sistem.

Pada saat yang sama, Musk juga mencatat bahwa Bitcoin bisa disamakan uang fiat dalam hal store of wealth tapi bukan untuk transaksi karena sangat lambat dalam hal transaksi per detiknya dan biaya transaksi sangat besar.

Menurut CEO Tesla ini, Dogecoin lebih bagus daripada Bitcoin untuk dijadikan sebagai alat transaksi karena cepat dan biaya transaksi lebih murah.

Selanjutnya, selama sesi tersebut, Musk menyelidiki kontroversi seputar identitas asli Satoshi Nakamoto, pencipta anonim Bitcoin.

Musk menyatakan bahwa dia percaya ilmuwan komputer Nick Szabo mungkin adalah pencipta Bitcoin karena dia memenuhi semua atribut Nakamoto. Pada saat yang sama, Musk memberitahukan bahwa dia bukan pencipta Bitcoin.

Musk sangat aktif dalam dunia cryptocurrency, pada tanggal 30 Desember, musk men-tweet tentang NFT.

Apakah Musk juga akan membeli NFT untuk koleksi?

Namun, menurut tim Cryptoharian, banyak populasi didunia belum siap untuk uang crypto menggantikan uang fiat karena masih banyak yang belum pernah mendengar tentang cryptocurrency.

Disamping itu, apakah negara mau melepaskan kekuasan mereka terhadap hal yang desentralisasi? Apakah Whale akan mempermainkan harga cryptocurrency tersebut?

Namun, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa crypto adalah inovasi hebat dalam sektor keuangan yang telah lama dikuasai oleh fiat yang tersentralisasi. Apakah desentralisasi akan benar-benar menjadi ide yang lebih baik di masa depan? Kita lihat saja! 


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis