CryptoHarian

Kabar Gembira! Dua Jenis Akun Ini Bisa Menarik Dana di Pinjaman Kripto Celsius

Pasca pengajuan kebangkrutan beberapa pekan lalu, penyedia pinjaman kripto Celcius Network kini kembali mengupayakan izin dari pengadilan agar pelanggan bisa menarik aset digital mereka.

“Celsius mengajukan mosi yang meminta otoritas untuk membuka kembali penarikan untuk akun Penahanan dan Pemotongan tertentu. Permintaan ini fokus pada dua kategori aset untuk pengguna yang tidak memiliki pinjaman terutang,” ujar Twitter resmi Celcius, dikutip pada Senin (5/9/2022).

Dua kategori tersebut, kata mereka, yakni pertama, saat ini terutang dalam akun Custody and Withhold yang tidak pernah tertuang dalam Program Earn or Borrow.

Selanjutnya, akun Penahanan dan Pemotongan tertentu dengan ketentuan transaksi melalui Program Dapatkan atau Pinjam secara keseluruhan kurang dari US$7.575 (batas hukum tertentu).

Pengajuan yang disampaikan pada dengan Pengadilan Kepailitan Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York, Kamis (1/9/2022) lalu tersebut meminta agar ha katas aset yang tertahan dalam penahanan sesuai hukum diserahkan kepada pengguna.

Baca Juga: Apakah Bitcoin Bisa Menjadi Nilai Lindung Untuk Inflasi?

Celsius Bersiap Lepaskan Aset Senilai US$50 Juta Kepada Pengguna

Celcius kini bersiap melepas aset mereka senilai $50 juta dari total sekitar $225 juta yang disimpan dalam Program Kustodian dan Akun Pemotongan untuk pengguna yang asetnya ada dalam dua jenis akun tersebut.

Celsius ‘Custody and Withhold Accounts‘ pada dasaranya memiliki fungsi sebagai dompet penyimpanan sekaligus memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk klaim hak sepenuhnya atas aset yang mereka simpan.

Namun, fitur itu tidak berlaku untuk pengguna yang asetnya disimpan di akun dengan tujuan pendapatan kripto tahunan atau layanan pinjaman, termasuk akun Earn and Borrow.

“Kami meyakini, bahwa aset kripto di akun Custody and Withhold kemungkinan bukan merupakan properti terkait dan kami akan bekerja sama dengan UCC untuk menentukan akun mana yang mungkin terpengaruh,” ujar Celcius dengan menegaskan semua tergantung pada putusan mosi.

“Kami sedang bersiap untuk menangani hal-hal yang terkait dengan semua pelanggan saat kami bergerak maju. Kami terus mengejar semua jalan yang tersedia secepat mungkin,” sambungnya.

Untuk diketahui, pengguna yang sudah memindahkan aset ke akun Penahanan sebelum perusahaan bangkrut dianggap tidak memenuhi syarat untuk melakukan penarikan aset karena Celcius mengkategorikan kepemilikan dalam akun ini ke dalam “Aset Penahanan/Penahanan Murni” dan “Aset Penahanan/Penahanan yang Dialihkan.”

Celcius mengatakan, hal ini mengacu pada aturan bahwa aset kripto terkait tidak ditransaksikan melalui Program Earn or Borrow.

Sehingga, jika usulan ini disetujui, pelanggan yang mengalihkan aset mereka dari akun Celsius ke Program Penitipan 90 hari sebelum pengajuan kebangkrutan perusahaan, dianggap tidak akan memenuhi syarat untuk menarik aset mereka.

Keputusan ini sempat memancing perdebatan terkait menentukan mana saja aset digital dimiliki oleh pelanggan dan mana yang merupakan bagian dari harta perusahaan dalam proses kebangkrutan.

“Saat kami bersiap untuk berkomunikasi dengan Anda tentang proses klaim yang disederhanakan dalam beberapa minggu mendatang, kami meminta Pengadilan untuk mempertimbangkan kembali terkaitinformasi identitas pribadi pelanggan tertentu dalam materi tertentu. Kami akan bekerja dengan para pihak dalam kasus ini dalam upaya untuk mencapai consensus,” tulis Celcius melalui Twitter.

Tim hukum Celcius sebelumnya sudah menegaskan bahwa pelanggan mentransaksikan kepemilikan mata uang digital mereka ke pemberi pinjaman kripto ketika mereka menyimpan aset di platform. Dengan kata lain, hampir 80% dana pengguna di platform adalah milik Celsius karena sebagian besar aset disimpan di akun Earn and Borrow.

Strategi Celcius

Celcius melalui akun resmi mereka di Twitter mengakui, mungkin sebagian besar pelanggan kemungkinan tidak akan mendukung pengaturan baru. Namun, mereka berjanji akan berusaha agar para pelanggan bisa memulihkan aset mereka.

Pada pertengahan Mei lalu, Celsius memiliki aset yang dikelola senilai lebih dari $11 miliar. Namun, perusahaan membekukan semua penarikan pada bulan Juni, dengan alasan Bitcoin winter.

“Sidang kami berikutnya saat ini dijadwalkan pada 14 September 2022. Kami berharap dapat terus memperbarui pelanggan kami selama proses kami,” ujar keterangan resmi Celcius. [St]

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.