CryptoHarian

Seminggu Jelang Merge, Ethereum Sita Banyak Sorotan Investor di Twitter

Cryptoharian – Merge Ethereum telah menyita perhatian banyak kalangan investor dan trader. CEO Ethereum, Vitalik Butherin lewat Twitter menyatakan bahwa merge masih diperkirakan terjadi antara tanggal 13-15 September 2022. 

“Saat ini, kami meluncurkan Bellatrix Hard Fork, yang mana akan menyiapkan chain merge. Hal terpenting, update terus klien anda,” ungkap Butherin, Selasa (6/9/2022).

Merge ini sendiri disinyalir bakal menjadi pondasi Ethereum dalam bangkitnya harga pasca crash di pasar kripto. Menanggapi hal ini, seorang analis dengan nama akun Ali Chart mengklaim bahwa tidak hanya Ethereum yang dilirik, namun ada juga aset Cardano menantikan hard fork Vasil.

“Tampaknya Ethereum telah menjadi sorotan dengan peningkatan Merge yang akan datang, dan Cardano juga mendapatkan daya tarik dengan hardfork Vasil. Sementara Bitcoin sendiri jatuh sebesar 39 persen pertama kali selama empat tahun,” ujarnya.

Di lain pihak, Il Capo of Crypto juga membagikan pandangannya bahwa Ethereum masih bakal terus naik ke 1800-1900.

“Berkonsolidasi di sana (bahkan mungkin menyimpang di atas tahun 1900) dan mulai berbalik sebelum merge resmi, menuju ke posisi terendah baru setelahnya,” kata analis ini.

Kendati demikian, opini juga datang dari Jess Houlgrave, yang merupakan kepala strategi kripto di raksasa pembayaran Checkout.com. Dalam wawancaranya bersama CNBC, dirinya menilai meski melihat volume perdagangan yang lebih rendah di platform, Merge kemungkinan akan memperbarui kepercayaan pada pasar mata uang kripto.

“Di sisi perdagangan, kami tentu melihat volume yang lebih rendah secara keseluruhan, tetapi masih bergerak masih ada berita yang menggerakkan ekosistem. Saya pikir ketika kita melihat Ethereum Merge datang akhir bulan ini yang kemungkinan akan memperbarui kepercayaan pada ekosistem,” paparnya.

Houlgrave juga menyatakan, telah terjadi peningkatan jumlah alamat dompet kripto di sebagian besar blockchain “lapisan satu” utama. Meskipun volume perdagangan berkurang di pasar, platform ini melaporkan kenaikan alamat dompet dan pembuatan lebih banyak dompet. Dompet ini mungkin dimiliki oleh pemegang kripto saat ini atau oleh pemegang baru yang baru saja memasuki pasar.

“Saya pikir itu sebenarnya didorong tidak harus oleh pedagang baru yang datang, tepatnya pedagang ritel baru yang menganggap kripto sebagai semacam mata uang dan aset investasi tetapi sebenarnya orang-orang yang mulai menggunakan aplikasi kripto dunia nyata termasuk pengiriman uang, membeli NFT, dan aset digital lainnya,” pungkas Houlgrave. (Im)

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.