CryptoHarian
Home » Berita Crypto » Tom Lee Percaya Bahwa Harga Bitcoin Menjadi $15.000 Di Akhir 2018

Tom Lee Percaya Bahwa Harga Bitcoin Menjadi $15.000 Di Akhir 2018

Tom Lee, Fundstrat co-founder, tetap percaya diri bahwa harga Bitcoin akhir tahun akan menjadi $15,000. Prediksi Tom yang baru adalah penurunan drmatis dari target harga $25,000 yang Dia katakan pada awal 2018, ketika pasar cryptocurrency lagi booming. Dia mengatakan turunnya harga saham teknologi memberi tekanan pada cryptocurrency.

Walaupun harga turun, Tom sangat yakin tentang crypto karena dia percaya bahwa kita sedang menjalani transisi yang kaku. Dia masih percaya institusional investor akan menginvest lagi di pasar crypto.

Baca: Mengapa Pasar Cryptocurrency Turun Drastis?

Menurut Tom, ada dua faktor utama yang akan segera membawa institusional investor ke pasar cryptocurrency. Pertama adalah peluncuran platform aset digital Bakkt oleh operator bursa global utama New York Stock Exchange (NYSE), Intercontinental Exchange (ICE). Bakkt akan beroperatif pada 24 Januari 2019.

Lee berkata:

Keinginan untuk memiliki bentuk mata uang yang tidak ada pemerintah yang berkuasa telah ada selamanya. Ingat, [Bitcoin] keluar dari kedalaman krisis keuangan 2008, mari kita lihat apa yang terjadi tahun depan. Mari kita lihat apakah bank sentral di AS dan Eropa dapat menghilangkan hal ini dengan sukses dan kemudian apa yang ingin dimiliki orang.

Regulasi Akan Menenangkan Institusional Investor

Lee mengatakan penangkapan terhadap pelaku penipuan crypto dan penyelidikan federal yang sedang berlangsung terhadap manipulasi harga bitcoin akan melegitimasi industri. Ketika ini terjadi, orang-orang akan merasa lebih nyaman membuat taruhan di dunia crypto.

Departemen Kehakiman AS telah meluncurkan penyelidikan kriminal mengenai apakah kenaikan harga pasar crypto pada tahun 2017 dimanipulasi menggunakan tether. Seorang profesor keuangan di Universitas Texas telah menerbitkan sebuah penelitian yamg mengklaim bahwa setidaknya 50 persen dari kenaikan harga bitcoin pada tahun 2017 dikarenakan manipulasi Tether.

Tidak hanya Tom Lee, Bart Smith juga percaya bahwa cryptocurrency adalah masa depan dan setiap idea yang bagus selalu volatil. Bart Smith adalah kepala aset digital di perusahaan perdagangan dan teknologi global yang berbasis di AS, Susquehanna. Dia juga dikenal sebagi ‘Raja Crypto.’

Baca: Jual Apa Hodl Bitcoin Ketika Market Cryptocurrency Hancur?

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di: