CryptoHarian

Analis: Grafik Teknikal Bitcoin Terlihat Bearish 10 September

Harga Bitcoin (BTC) telah terkonsolidasi dalam kisaran pengetatan untuk bagian yang lebih baik dari tiga bulan terakhir, dan komunitas crypto telah mengawasi dan menunggu Bitcoin untuk membuat langkah selanjutnya dan memilih tren untuk tahun mendatang.

Bulls tidak mampu menembus level Resistance di Rp 155 juta, tetapi Bears juga gagal membawa Bitcoin turun kebawah Support dalam kisaran Rp 126 juta.

Namun, sinyal Bearish tersembunyi hanya muncul pada grafik harian Bitcoin, dan itu bisa menunjukkan bahwa Bears akhirnya bisa memenangkan pertempuran untuk jangka pendek.

Pada saat pers, harga Bitcoin berada di Rp 143 juta-an, turun 1.7 persen menurut Indodax.

Analis Crypto dan pedagang Bitcoin sering melakukan analisa teknikal terperinci untuk membantu mereka melihat perubahan tren, atau memprediksi pergerakan harga di masa depan.

Selain menggambar garis dan pola pada grafik, analis ini sering berpasangan dengan penambahan indikator dan osilator yang membantu mereka dalam menentukan strategi perdagangan.

Salah satu indikator yang lebih populer, terutama untuk Bitcoin, adalah Relative Strength Index (RSI), yang memberikan sinyal Bearish “tersembunyi” yang disebut dengan divergensi Bearish tersembunyi. 

Ini dapat menunjukkan bahwa pergerakan turun lebih lanjut kemungkinan akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

Divergensi Bearish tersembunyi terjadi ketika RSI mencapai titik tertinggi baru, sementara harga gagal melakukannya.

Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga tidak dengan tepat mencerminkan tekanan beli yang ditunjukkan oleh RSI, dan bahwa Bears mendapatkan kontrol atas aksi harga.

Divergensi RSI adalah salah satu alat analisa crypto yang paling populer dalam menentukan potensi perubahan tren dan dapat digunakan untuk memprediksi puncak dan dasar.

Sebagian besar pedagang tidak merekomendasikan mengambil posisi karena perbedaan yang tersembunyi ini. Namun, ia  mengatakan bahwa investor harus mengingatnya ketika melihat keseluruhan analisis dan aksi harga sebelum bertindak berdasarkan sinyal.

Analis Crypto terpecah pada pola harga Bitcoin multi-bulan yang diperdagangkan di dalamnya. Beberapa mengatakan itu adalah Bullish Flag, Symmetric Triangle, atau bahkan Descending Triangle – dan masing-masing menunjukkan skenario breakout yang berbeda.

Jika RSI Divergensi Bearish benar terjadi, harga Bitcoin akan menjadi Rp 98 juta, berdasarkan struktur ini

.

Sebelum mencapai target seperti itu, Bears harus mendorong harga Bitcoin turun hingga ke Rp 142 juta-an. Ada dua kemudian: melambung di Rp 143 juta atau turun.

Josh Rager, analis cryptocurrency di Twitter, juga menunjukkan grafik BTC yang bearish.

Ikuti Cryptoharian Di:
Avatar

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di: