CryptoHarian

Bitcoin Tembus ke US$ 44.517, Analis Ini Peringatkan Soal Bull Trap dan Dump ke Level US$ 41.000

Cryptoharian – Bitcoin (BTC) pada hari Kamis (8/2/2024) mengalami kenaikan hingga angka US$ 44.517. Level ini mencerminkan kenaikan sebesar 3,17 persen dalam kurun waktu 24 jam. Menanggapi hal ini, seorang analis kripto bernama Toni Ghinea menyatakan bahwasanya Bitcoin telah memasuki fase bull trap, dan mengimabau followernya untuk berhati-hati.

“Meskipun harga Bitcoin mungkin naik sebentar ke kisaran US$ 44.000 hingga US$ 45.000, namun akan diikuti oleh penurunan hingga ke level US$ 41.000,” ungkap Ghinea di laman platform X pribadinya.

Ghinea juga memperingatkan, harga Bitcoin tidak akan melebihi US$ 49.000 dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa meskipun banyak yang berharap akan kenaikan harga yang lebih tinggi, namun menurutnya, harga Bitcoin sudah mencapai titik tertinggi untuk saat ini.

“Angka tertinggi lokal sudah masuk. Tidak peduli seberapa bullishnya sentimen pasar, lebih baik short  pada harga tertinggi untuk sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, seorang analis lain bernama CrypNuevo menjelaskan bahwasanya terdapat  level penting dan skenario potensial yang perlu diamati dengan cermat oleh para trader.

Berita Bitcoin: Kenapa Harga Bitcoin Bisa Menembus US$44.000 Hari Ini?

Berdasarkan hasil pengamatannya, level tertinggi kisaran harga Bitcoin saat ini berada di US$ 44.500, mewakili level penting pada grafik harga yang ia bagikan. Dari grafik tersebut, bisa kita lihat juga bahwa CrypNuevo memperkirakan adanya penurunan lebih dalam.

Dari analisanya, ia menekankan dua kemungkinan hasil:

1. Potensi Penurunan dan Kembali ke Kisaran Terendah 

Ada kemungkinan Bitcoin mengalami penurunan pada level kunci ini, yang dapat mengakibatkan retracement kembali menuju level terendah kisaran.

2. Terobosan dan Target Lonjakan di US$ $48.000 

Sebagai alternatif, jika Bitcoin berhasil melakukan penembusan dan mempertahankan level tertinggi kisaran, target selanjutnya bisa menjadi lontaran di US$ 48.000.

CrypNuevo menekankan pentingnya lonjakan ke angka US$ 48.000, menyiratkan bahwa itu pasti akan terisi lebih awal atau lebih lambat. 

“Jika terjadi penurunan ke kisaran terendah, maka ini bisa menjadi peluang long yang menguntungkan,” pungkas CrypNuevo. 

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.