BTC Masih Menjaga Keseimbangan Pasar, Apa Artinya Untuk Trader?

Perusahaan riset cryptocurrency, Zubr, baru-baru ini menerbitkan laporan yang menemukan bahwa meskipun Bitcoin (BTC) sangat fluktuatif jika dibandingkan dengan kelas aset tradisional, namun crypto nomor satu ini masih mampu mempertahankan sifat “keseimbangan pasar” (Market Equilibrium) dalam sebagian besar waktu.

Laporan itu terbit hanya beberapa hari setelah Bitcoin menguat melebihi level harga $ 12.000 dan volatilitasnya akhirnya pulih dari level terendah multi-tahun.

Menggunakan data dari CoinAPI, Zubr telah menemukan bahwa perubahan harga Bitcoin biasanya disertai oleh gerakan yang hampir simetris di sisi yang berlawanan, menciptakan peluang baik di sisi positif, maupun negatif.

Zubr pun mengungkapkan:

“Sebagian besar waktu, Bitcoin hampir akan meniru peningkatan persentase yang tepat dengan persentase penurunan pada hari yang sama.”

Biasanya, efek cermin ini terjadi dalam hari perdagangan yang sama, tetapi Zubr juga menemukan bahwa itu juga dapat terjadi selama periode waktu yang lebih lama. 

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali Ke Rp 158 Juta-an, Kenapa?

Untuk Trader

Ini dapat diartikan bahwa dalam jangka pendek, rally Bitcoin baru-baru ini menjadi $ 12.000 dapat melihat pengembalian (Pullback) serupa ke level $ 10.000 dan sejumlah faktor lain yang menunjukkan kemungkinan pelemahan ini.

Mengembangkan kesadaran yang lebih baik tentang keseimbangan pasar dan hubungannya dengan harga Bitcoin bisa sangat penting ketika dimasukkan ke dalam strategi perdagangan harian, terutama mengingat bahwa fenomena volatilitas yang dibahas sebelumnya telah terjadi secara konstan sejak 2017 silam!

Pedagang dapat mengikuti volatilitas dan meraup keuntungan dari ‘tarian’ Bitcoin dalam skala Daily. Zubr pun mengatakan:

“Apa yang ditunjukkan data secara efektif adalah peluang risiko yang lebih rendah adalah mungkin jika seseorang mempercayai peristiwa historis dan menganggap Swing semacam itu intrinsik bagi karakter perdagangan Bitcoin. Sebagai contoh, jika Bitcoin meningkat 10% dan mundur kembali ke harga pembukaannya, sejarah menunjukkan bahwa ada peluang besar (lebih dari 50%) bahwa harga turun antara 9-12% pada hari yang sama atau hari berikutnya.”

Meskipun tidak meyakinkan dengan sendirinya, titik data ini dapat digunakan saat menyusun strategi untuk gaya perdagangan intraday dan momentum.

Secara makro, kondisi ekonomi dan pandemi inilah yang juga akan memainkan peran penting pada minat pasar dalam melihat crypto, khususnya Bitcoin, karena pasar masih sangat kuat terbentuk dari sektor Psikologis pasar. Kita lihat saja.

Baca Juga: Hacker Twitter Tentang Bitcoin Ternyata Hanya Umur 17 Tahun

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.