19 Tips Cara Menabung Uang Bagi Karyawan Dan Mahasiswa

Kemampuan mengelola uang sangat krusial bagi siapapun yang ingin sukses dalam program menabung mereka. 

Saat Anda memutuskan untuk menabung, opsi tersebut mengingatkan diri sendiri untuk menjaga berbagai aspek dalam pengaturan finansial. 

Apa sajakah aspek-aspek penting tersebut? Sebelum membahasnya, poin lain yang tidak kalah penting adalah mengembangkan kemampuan dan kebiasaan menabung itu sendiri untuk manfaat jangka panjang. 

Disiplin dengan kebiasaan yang baik merupakan salah satu contoh yang bisa diikuti dari mereka yang sudah menabung dalam waktu lama dan berhasil mencapai impian. 

Berikut adalah tips dan trik bagi Anda semua yang sedang giat menabung demi masa depan yang lebih cerah!

Bagaimana Cara Menabung Yang Benar?

1. Mindset yang Tepat

Menabung merupakan gaya hidup yang sehat dan penting. Sebagai seseorang yang bercita-cita tinggi, mempunyai backup finansial setara dengan pendapatan selama 6 bulan sangat direkomendasikan – bahkan bisa lebih dari itu.

Tabungan seharusnya mampu menolong Anda memenuhi kebutuhan pribadi saat terjadi kejadian diluar rencana. 

Ini merupakan trik kebanyakan pebisnis sukses diluar sana untuk menghidupi diri mereka sendiri ketika meninggalkan pekerjaan harian mereka untuk mengejar impian yang sesungguhnya.

Langkah pertama untuk membangun kebiasaan menabung adalah meyakinkan diri sendiri bahwa ini bukanlah hal yang sulit. Menabung bisa Anda lakukan dengan mudah. Mindset seperti ini harus terprogram di benak sebelum mulai menabung. 

2. Tujuan Besar

Cara Menabung yang baik dan benar adalah mempunyai tujuan. Akan lebih mudah jika Anda mempunyai tujuan jangka panjang yang besar. 

Misalnya seperti ingin melanjutkan kuliah S2, membeli rumah, membeli kendaraan pribadi, menghadiahkan orang tua liburan ke luar negeri, membangun panti asuhan atau mendirikan perusahaan idaman.

Jika tujuannya jelas dan mantap, maka sangat tidak mungkin tergoda ataupun tergoyahkan untuk membeli gaun harga jutaan rupiah tersebut atau gadget keluaran terbaru itu. 

3. Menyisihkan bukan Menyisakan

Jika Anda serius dengan menabung, kembangkan kebiasaan menghemat dengan menyisihkan gaji Anda di awal bulan untuk ditabung di rekening tabungan. 

Katakanlah Anda memutuskan untuk menggunakan rasio menabung 6:4, maka 60 persen dari pendapatan Anda di awal bulan harus langsung diamankan dan tidak bisa disentuh. 

Berjanjilah kepada diri sendiri hanya untuk menggunakan 40 persen dari gaji tersebut sebagai dana bulanan. 

Sebaliknya, jika hanya menabung atas apa yang tersisa dari bulan tersebut, kemungkinannya seseorang hanya menabung sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali. 

4. Hemat dan Disiplin

Demi kelancaran dan kesuksesan program menabung, disiplinkan diri sendiri untuk hemat tentang pengeluaran uang. 

Saat ini, Anda sudah tidak bisa berbelanja sembarangan maupun secara impulsif – ini bukan karena Anda tidak mampu membelinya, namun hanya untuk menjaga budaya disiplin.

Menjadi hemat tidak berarti Anda tidak mencintai diri sendiri ataupun pelit. 

Mark Pearson, dari situs MyDeals (sebuah situs blog tentang menghemat uang), berpikir menjadi hemat telah membantu banyak wirausahawan dan pemilik bisnis menjadi sukses. 

“Sifat berhemat menjadi sangat penting ketika Anda berkomitmen untuk menabung dan tidak sedang menghasilkan pendapatan tambahan,”. 

Membentuk kebiasaan berhemat juga mempunyai dampak positif tidak hanya untuk bisnis namun hidup dalam keseluruhan. 

Orang yang hemat lebih terpuaskan oleh apa yang sudah mereka miliki dan tidak mempunyai dorongan mendesak untuk terus mengikuti trend dari masyarakat. Baca juga tentang cara ampuh berhemat disini.

5. Bertanggung Jawab

Anda harus mampu bertanggung jawab atas semua pembelian dan pengeluaran yang pernah dilakukan.

Ini berarti, jika Anda tidak benar-benar mampu pindah ke apartemen yang lebih besar, Anda harus mempertimbangkan kembali opsi itu dan memasukkan uang ke dalam tabungan Anda sebagai gantinya.

Mampu memperhitungkan setiap uang yang Anda habiskan dapat membuka mata untuk banyak pengeluaran yang tidak terlalu penting. 

Ini akan membantu Anda menghentikan kebiasaan belanja yang tidak sehat dan membantu memupuk kebiasaan menabung.

6. Gaya Hidup Sederhana

Jangan terperangkap dengan mengikuti gaya hidup sosialita, selebritis di film-film, ataupun pebisnis triliuner diluar sana yang mempunyai gaya hidup mewah yang hedon. 

Semua orang mempunyai kisah mereka sendiri, dan Anda tidak harus menjadi korban marketing atau suasana. 

Boleh saja sesekali melihat mereka untuk inspirasi atau hiburan, namun jangan dijadikan keperluan utama terlebih lagi impian hidup. 

Tetap menjadi diri sendiri dan hiduplah sesuai kemampuan masing-masing, semua pada akhirnya adalah untuk kesehatan batin dan mental pribadi. 

7. Mempunyai Catatan Keuangan

Pastikan Anda mempunyai rekaman tertulis tentang pemasukan maupun pengeluaran setiap harinya. 

Pada akhir bulan, catatan ini bermanfaat sebagai evaluasi bagi diri sendiri.

Nantinya Anda bisa mengetahui pengeluaran apa yang merupakan tersangka utama dalam kasus pemborosan pribadi. 

Apakah terlalu sering berbelanja makanan ringan saat melewati mini market, apakah ternyata biaya transportasi sehari-hari terlalu tinggi, apakah ternyata uang pulsa atau kuota internet yang tanpa sadar menyedot uang Anda. 

Catatan keuangan cukup krusial agar Anda mengetahui pengeluaran mana yang berdampak buruk untuk program menabung Anda – dan bagaimana cara meminimalisir hal tersebut. 

8. Prioritas

Untuk meluruskan persoalan keuangan, Anda harus mulai mengembangkan kebiasaan memprioritaskan pengeluaran. 

Membentuk kebiasaan ini akan membantu Anda menentukan apa yang paling menuntut perhatian finansial Anda dan memahami mengapa hal itu terjadi.

Memberikan lebih banyak perhatian pada kebutuhan Anda yang paling mendesak dan kurangi perhatian Anda pada keinginan yang lebih sembrono dapat membantu Anda menjadi manajer keuangan yang lebih baik. 

Menjadi pengelola keuangan yang baik sangat penting bagi setiap pengusaha, karyawan atau mahasiswa. 

Cara terbaik untuk menjadi penabung yang sangat sukses adalah mulai membentuk kebiasaan baik yang akan memfasilitasi pertumbuhan karier Anda. 

Mengatur keuangan Anda adalah langkah pertama yang baik, dan sangat penting, untuk dilakukan.

9. Menabung dengan Investasi

Saat menabung, kebanyakan dari kita melakukannya dengan cara konvensional seperti menyimpan uang di rekening tabungan bank – Ini memang tidak salah. 

Namun, banyak alternatif diluar sana yang bisa mengakselerasi progress menabung Anda. Sekarang, saat ingin menabung, pikirkan kata kunci ‘investasi’. 

Alokasikan pendapatan Anda dengan membeli reksadana, deposito, investasi emas batangan (nilai emas selalu naik), membeli tanah (jika Anda sudah berada ditahap tersebut) atau mempelajari bisnis tertentu yang mempunyai masa depan yang cerah. 

Menabung dengan berinvestasi tentu sangat bernilai karena ia akan menjadi mesin uang Anda di masa depan, jika dikelola dengan tekun dan baik. 

Cara menabung dengan investasi adalah cara pilihan orang-orang sukses.

10. Mempunyai Rekening Bank Terpisah

Jika mempunyai kesulitan menabung, buatlah 2 akun rekening bank yang didedikasikan untuk keperluan berbeda. 

Fungsi dari masing-masing akun tentu tidak sama. Misalnya, akun rekening pertama dibuat untuk menabung dana pensiun atau dana darurat. 

Kemudian Anda harus berjanji untuk tidak menyentuh rekening tersebut hanya karena melihat diskon 50 persen untuk sepatu idaman tertentu. 

Akun bank kedua ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup harian seperti biaya makanan, hunian tempat tinggal, transportasi, medis dan lainnya. 

Karena setiap rekening mempunyai kategori yang jelas, Anda akan mampu menghemat banyak dan menjadi lebih disiplin karena rencana tabungannya lebih jelas. 

11. Hindari Kartu Kredit

Kartu kredit memang sangat bermanfaat, ia datang dengan segala kenyamanannya. Meskipun demikian, bagi mereka yang mempunyai kebiasaan impulsif dalam berbelanja, kepemilikan kartu kredit bisa menyulitkan proses menabung. 

Penggunaan kartu kredit cenderung membuat pemiliknya lebih boros dan menggunakannya tanpa terlacak. Kasus terburuk adalah seseorang bisa saja terlilit utang kartu kredit jika berbelanja secara tidak terkontrol dalam satu hari.

Ini menyebabkan tagihan yang tinggi dan tentu tidak bermanfaat bagi siapapun yang sedang ingin menabung dan berhemat. 

12. Berbelanja dengan Uang Cash

Melanjutkan pembahasan sebelumnya, adalah lebih bijak untuk menyediakan selalu uang kontan saat Anda akan pergi berbelanja. 

Ini memang akan sedikit merepotkan daripada hanya membawa 1 kartu kredit saja – namun itulah tujuannya.

Dengan membawa uang kontan, Anda menetapkan budget yang bisa dipakai pada saat itu saja dan terhindar dari pembelanjaan diluar rencana. 

Berbelanja dengan uang kontan juga membuat kita lebih sadar dan irit saat menghitung lembaran uang Ketika harus membayar. 

13. Mengikuti Arisan

Selain bermanfaat untuk menjaga tali persahabatan, arisan adalah opsi menabung lain yang menyenangkan. 

Tidak ada salahnya untuk mengikuti arisan kantor, komplek maupun keluarga setiap bulannya dengan menyisihkan gaji dan menyetornya setiap bulan – yang nantinya bisa Anda nikmati hasilnya saat menang.

Meskipun demikian, pastikan Anda mempunyai kemampuan untuk berpartisipasi dengan arisan tertentu. Jangan sampai berhenti ditengah jalan karena tidak bisa membayar iuran bulanan.

Kemudian, tabunglah hasil arisan jika Anda mendapatkannya pada awal bulan, sebisa mungkin tidak digunakan untuk berfoya-foya. 

14. Melunasi Utang

Segera lunasi semua utang Anda sebelum ia menjadi beban pikiran yang lebih berat. 

Jika utang sudah lunas, otomatis kita juga menjadi lebih lega dan bisa menabung dengan leluarsa tanpa beban pikiran lain. 

15. Mempunyai Anggaran

Jika Anda mempunyai anggaran bulanan atau harian, maka Anda akan mulai mengatur pengeluaran yang nantinya harus dicatat ke dalam buku anggaran.

Anggaran harus menjelaskan bagaimana pengeluaran Anda sesuai dengan penghasilan. 

Ini semua berguna untuk mengelola pengeluaran dan membatasi pengeluaran berlebihan.

Sebagai contoh, jika Anda menetapkan anggaran bulanan sebesar Rp 3 juta, maka berjuanglah hanya untuk menggunakan nominal tersebut dan tidak melebihinya. 

Pada awal bulan, kalkulasikan dan rencanakan anggaran Anda dengan segera. Pastikan juga untuk memperhitungkan pengeluaran yang terjadi secara rutin yang bukan bulanan, misalnya seperti perawatan mobil. 

16. Keinginan VS Kebutuhan

Pastikan Anda dengan ketat mengawasi pengeluaran yang didasari kebutuhan atau hanya keinginan. Pangkas semua pengeluaran yang hanya berdasarkan keinginan.

Disiplinkan diri untuk tidak melakukan pembelian barang-barang yang tidak kita perlukan. 

Daftar keinginan tentu panjang, dan ini tidak membantu Anda dalam rencana menabung yang bijak. 

17. Menggunakan Aplikasi Pengelola Uang

Saat ini sudah ada beberapa aplikasi pengelola uang yang bisa diunduh secara gratis oleh pengguna Android maupun iOS. 

Aplikasi pengelola uang dan sejenisnya hadir dengan misi membantu pengguna mereka berhemat atau menabung dengan fitur yang bermanfaat.

Nama-nama dari aplikasi ini sudah sangat banyak dari; Financisto, Money Wix, TemanBisnis, Catatan Keuangan harian, Cash Droid, AndroMoney, Penny, Wallet, Monefy, Money Lover, Level Money, Uangku dan Mint. 

18. Banyak Beramal 

Kebiasaan mendonasikan uang atau tenaga untuk permasalahan sosial dan mereka yang membutuhkan adalah cara bijak untuk mendapatkan rezeki yang lebih besar.

Hukumnya dari dulu sampai sekarang selalu sama, apa yang ditanam itulah yang dituai. 

Oleh karena itu, jika sering memberi dan berbagi, kepada mereka yang membutuhkan, orang sakit, tempat ibadah, keluarga dan lain-lain, sudah pasti rezeki siapapun di masa depan akan lebih cerah. 

Ini nantinya akan menjadi tabungan jiwa juga, bukan hanya materi. 

19. Negosiasi

Bagi para pebisnis diluar sana yang sedang ingin menabung untuk kehidupan pribadi maupun perusahaanya, jangan melewatkan poin ini. Selalu lakukan negosiasi untuk segala hal.

Apakah itu untuk supplier (pemasok), konsultan atau pelanggan, atau perusahaan kartu kredit, pasanglah kepiawaian negosiasi Anda. 

Bagikan batasan anggaran Anda dan negosiasikan produk, layanan, dan jadwal pembayaran untuk memenuhi anggaran Anda.

Tidak ada keraguan tentang itu. Entah itu kebutuhan yang mendorong energi kreatif untuk menghemat uang atau sekadar akal sehat bisnis, Anda dapat mengandalkan pemilik usaha kecil untuk menemukan cara agar tetap menguntungkan sambil mengembangkan bisnis mereka dan membuat pelanggan dan karyawan bahagia.

Cara Menabung dari Orang Terkenal

1. Menabung Ala Li Ka Shing

Li Ka Shing adalah orang terkaya di Asia yang bergelut di bidang properti. Ia sendiri berhasil keluar dari kehidupannya yang serba kekurangan dan menjadi sangat melek finansial. 

Tips dari Li Ka Shing sendiri ialah menggunakan 5 cara mengatur pemasukan bulanan dengan persentase 30 persen untuk biaya hidup, 25 persen untuk dana darurat atau investasi, 20 persen untuk (biaya bergaul) mentraktir orang yang lebih pintar dan kaya daripada kita (ini berguna untuk belajar dari mereka yang sudah sukses), 15 persen untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang apapun yang kita mau dan 10 persen digunakan untuk travelling. 

2. Menabung seperti Miliader

Dilansir dari laporan Business Insider, Thomas C Corley yang merupakan akuntan umum dan perencana keuangan mengatakan, dari hasil wawancaranya dengan ratusan pengusaha dan miliuner, 80 persen miliuner tersebut tidak menjadi kaya sebelum berusia 50 tahun. 

“Mereka semua ternyata menargetkan untuk menabung 10 persen sampai 20 persen dari penghasilan mereka sebelum menjadi miliuner” sebutnya. 

Menariknya, miliuner tersebut mengikuti program di tempat kerja atau tempat lainnya yang dikenal dengan strategi “bucket system”. 

Kategori tabungan tersebut adalah; umum, pensiun, pengeluaran khusus, pengeluaran tak terduga dan pengeluaran rutin.

Tabungan pensiun biasanya sudah tercakup di dalam program tempat kerja atau tempat lainnya, dan diinvestasikan agar terus tumbuh dan bisa digunakan di hari tua. 

Biaya pendidikan masa depan, biaya pernikahan, uang muka untuk beli rumah, dan biaya besar lain masuk dalam “bucket” berikutnya.

Wadah atau bucket berikutnya adalah untuk dana darurat, rekening ini dipisahkan dan digunakan jika terjadi hal seperti tiba-tiba dipecat atau kejadian medis. Sementara wadah terakhir adalah untuk hadiah ulang tahun, liburan, dan lainnya.

Strategi tabungan ini terbukti penting bagi hampir setengah dari miliuner dalam studinya, yang katanya mengikuti Saver-Investor Path. 

Mereka akhirnya mampu hidup dengan 80% atau kurang dari gaji yang dibawa pulang, tetap konsisten dan sabar, dan tidak pernah memamerkan kekayaan mereka.

Yang terpenting, mereka menggunakan waktu untuk keuntungan mereka.

3. Menabung Ala Bill Gates

Bill Gates adalah figur terkenal yang sangat mapan. Semua kesuksesannya berasal dari mengelola perusahaannya yang bergerak di bidang software. Pria ini merupakan pemilik perusahaan Microsoft Inc yang berpusat di AS. 

Sebagai seseorang yang sangat sukses, ia memegang 5 prinsip dasar menabung yang berhasil membuatnya menjadi orang terkaya di dunia. Berikut adalah 5 prinsipnya:

  • Kerja keras: ini tentu diperlukan agar kita bisa menggapai impian dan imbalan yang sesuai. Kerja keras akan bisa meningkatkan penghasilan Anda juga jika diimbangi dengan gaya hidup yang baik.
  • Investasi: ini merupakan hal yang penting bagi Gates, dalam memaksimalkan keuangan, investasi dipercayai sebagai cara bijak dalam menabung. Lakukan investasi dalam skala kecil sambil mempelajari produk yang sedang kita investasikan. 
  • Hidup hemat: Bill Gates sangat menghargai gaya hidup yang tidak boros. Pola hidup boros akan membuat keadaan finansial tidak stabil. Oleh karena itu, jika Anda ingin melakukan investasi, lakukan hanya untuk instrument yang sudah Anda pahami dan kuasai untuk meminimalisir risiko. 
  • Mempunyai catatan belanja: Gates mempunyai prinsip untuk selalu mencatat daftar barang yang akan ia beli, sekaligus dengan perhitungan harganya. Oleh karena itu, ia dapat berhemat dan memaksimalkan tabungannya.
  • Tidak meremehkan harga barang: Bill Gates selalu membeli sesuatu dengan harga yang logis dan memang diperlukan. Jika harga suatu barang terlalu mahal dan fungsinya tidak sepadan, maka ia tidak akan membelinya.
  • Teliti untuk berhemat: telitilah sebelum membeli suatu produk, apapun itu. Sama halnya untuk investasi dan menabung. Jika tidak teliti, maka proses menabung akan sulit karena kita tidak bisa melacak pengeluaran dan pemasukan. 

Komentar

Usai sudah pembahasan kami kali ini tentang cara menabung untuk siapapun diluar sana yang sedang bersemangat membangun rekening tabungan yang lebih tebal. Semoga bermanfaat dan salam sukses dari kami. 

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

An aspiring Marketer and Merchandiser. Penulis giat tentang bisnis, finansial dan teknologi. Penyelam industri Cryptocurrency yang netral.