Burn Rate Shiba Inu Makin Besar, Kenapa Harga Shiba Inu Tidak Kunjung Naik?

Kripto meme, Shiba Inu harus kehilangan dua pertiga nilainya sepanjang tahun 2022. Namun demikian, para pecinta SHIB tidak harus bersedih hati. Khususnya, lebih banyak pemegang Shiba Inu yang melakukan burn token mereka. Hal ini karena pertanyaan analis belakangan ini yang menyebut, bisakah burn Shiba Inu membuat nilainya mencapai US$0,001?

Pada hari Senin (3/10/2022) lalu, SHIB berjuang untuk merebut kembali kepemilikan yang hilang karena mengalami koreksi baru 3% di Tradingview.

Meski dengan harga yang mengecewakan, komunitas SHIB nampaknya sama sekali tidak ingin meninggalkan kripto kesayangan mereka untuk melakukan burn.

Tingkat burn Shiba Inu saat ini sudah mencapai 1,031% dari pasokan.

Sesuai dengan situs resminya, tingkat burn Shiba Inu berkisar 800%. Sehingga, meski ada penurunan harga, tingkat burn yang cetak rekor baru justru mencuri perhatian pasar.

Burning SHIB tentu akan mengurangi pasokan token Shiba Inu yang beredar. Dengan asumsi permintaan untuk cryptocurrency tidak turun, burn diharapkan cepat atau lambat akan mendorong harga SHIB. Namun, berapa banyak burn yang dibutuhkan?

Baca Juga: Mau Beli Kripto di Harga yang Tidak Bikin Stres? Ini Rekomendasi dari Analis Teknikal

Shubham Pandey dalam analisisnya di AmbCrypto memperkirakan, masih ada banyak SHIB yang harus di-burn hingga nilainya mencapai puncak. Jumlah SHIB yang terbakar menghasilkan angka yang cukup kecil yaitu 129,4 juta SHIB, setara dengan $1.430.

Namun, selama seminggu terakhir, 318,7 juta SHIB, setara dengan $3.511, sudah dimusnahkan.

Padahal, dua minggu lalu, SHIB baru saja mencetak rekor burn baru hanya dalam waktu 48 jam saja. Token yang dibakar hampir mencapai 200 juta koin dan setelah itu tingkat pembakaran melonjak hampir 3.000%.

Penyebab Harga SHIB Tak Kunjung Naik

Dengan segala usaha di atas, mengapa harga Shiba Inu tidak kunjung membaik? Berdasarkan riset dari Pandey, kenaikan tingkat pembakaran masih tidak memungkinkan lebih dari 10,4 miliar SHIB, atau ‘hanya’ setara US$115.000 dalam tiga bulan ini.

Selain itu, data dari CryptoQuant menyebut, jumlah aset masuk di bursa masih sangat tinggi.

Dengan demikian, hal itu mendorong aksi jual yang besar di pasar sehingga menyebabkan harga Shiba Inu terus turun.

Faktor Pendukung Penguatan Harga

Saat nilainya yang terus terdepresiasi, SHIB belum lama ini mengumumkan rencana menjanjikan untuk mereka.

Mulai 6 Oktober lalu, dunia bisa mengunduh game pengembangan dari tim SHIB yakni Shiba eternity.

Bersamaan dengan itu, Shiba Inu juga akan memiliki banyak target. Pertama, pengumuman pemenang spot 30 detik pada awak Oktober ini dan perilisan lore Shiba Eternity 1, 2022.

Meski demikian, Shytoshi Kusama disebutkan akan segera merilis pembaruan penting tentang Shiba Eternity yang banyak mencakup perubahan pada peran pendukung dalam komunitas SHIB global.

Langkah ini digadang-gadang akan membuat sejarah baru dengan merilis game di Apple App Store.

Shytoshi Kusama mengatakan, dia telah mencoba untuk memainkan game Shiba Eternity dan dia menyukainya. Dia menambahkan bahwa dia akan merilis pengetahuan dan rencana untuk game ke depan pada 1 Oktober.

Harga SHIB Akan Melonjak?

Pengumuman di atas memang tidak berdampak banyak terhadap harga Shiba Inu di pasar. Harganya melonjak hanya 3% selama 7 hari terakhir.

Shiba Inu diperdagangkan pada harga rata-rata US$0.00001117. SHIB masih merupakan kripto meme terbesar kedua dengan kapitalisasi pasar $6,1 miliar.

Sebelumnya, Coingape melaporkan bahwa Shiba Inu menjadi token terbesar yang dipegang oleh Whales Ethereum. SHIB membalik stETH untuk mengambil posisi teratas. Namun, berita ini muncul ketika token Shiba Inu sedang dalam penurunan.

Sesuai WhaleStats, 100 paus Ethereum teratas saat ini memegang token Shiba Inu senilai sekitar $136,9 juta. [St]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.