CEO Microstrategy Ungkap Strategi Membeli 16.796 Bitcoin

Pimpinan perusahaan intelijen bisnis raksasa, Michael Saylor, mengungkapkan bagaimana perusahaan bekerja keras untuk menggenapkan investasi senilai $ 425 juta dolar, dalam jangka waktu 100 jam kerja dari investasi pertama senilai $ 250 juta ke investasi kedua senilai $ 175 juta.

“Untuk memperoleh 16.796 BTC (diungkapkan pada 14/9/20), kami berdagang terus menerus selama 74 jam, mengeksekusi 88.617 perdagangan ~ 0,19 BTC setiap 3 detik,” tweet Saylor.

Jika ada kesempatan untuk membeli dengan harga yang lebih rendah, Saylor mengatakan bahwa perusahaannya bersedia membeli.

“$ 39.414 dalam BTC per menit, tetapi setiap saat kami siap untuk membeli $ 30-50 juta dalam beberapa detik jika kami beruntung dengan kenaikan 1-2%,” katanya.

Kenapa Membeli Bitcoin Daripada Kripto Lainnya?

Disamping itu, CEO MicroStrategy ini, mengungkapkan alasan perusahaan investasikan $ 425 juta menjadi Bitcoin, dalam sebuat sesi wawancara bersama Anthony Pompliano.

Saylor memberi tahu Pompliano bahwa ada masalah dengan memegang uang tunai dalam jangka panjang sebagai strategi investasi.

“Pertama saya punya masalah yang sangat-amat besar. Dan masalah besarnya adalah saya memiliki banyak uang tunai dan saya melihat nilainya mencair, dan saya terbantu untuk menyadari bahwa saya memiliki masalah besar ini dengan pemulihan “V” yang gila ini di pasar obligasi, dan pasar ekuitas, dan semua orang yang berbicara,” katanya di Youtube.

Saylor kemudian membandingkan pasar crypto dengan pasar blue chip 10 tahun silam. Dirinya menekankan bahwa investor cerdas pasti menginginkan 10x lipat keuntungan.

“Ngomong-ngomong, itulah yang diinginkan oleh setiap investor cerdas. Itulah yang Anda inginkan saat membeli Amazon pada tahun 2011, itulah yang Anda dapatkan saat membeli Apple ketika iPhone keluar. Itulah yang didapatkan setiap pemenang rasional : Anda ingin 10x lebih banyak,” katanya.

Dia juga mengungkapkan formula investor jawara dalam 10-15 tahun, “formula kemenangan selama 10 atau 15 tahun terakhir adalah: Temukan jaringan dominan digital yang telah mendematerialisasikan beberapa hal mendasar.

Jaringan selulernya adalah Apple. Jaringan informasi adalah Google. Jaringan videonya adalah YouTube. Jejaring sosialnya adalah Facebook,” ungkap Saylor.

Lebih dalam lagi, Saylor juga mengungkapkan kenapa memilih Bitcoin meski cryptocurrency sangat beragam. Dia membandingkan dominasi Bitcoin di mana CEO muda menempatkan sales di setiap negara bagian di AS dan menyadari bahwa sebagian besar uang ada di New York.

Sambil menunjukkan minatnya terhadap aset ini, pengambilan Bitcoin skala besar juga membuktikan bahwa koin ini efektif sebagai penyimpanan nilai.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis