Hati-Hati, Hadiah Token Uniswap (UNI) Palsu Sudah Bertebaran di Internet

Penipuan giveaway crypto palsu terus bermunculan, dan yang masih hangat kali ini telah melibatkan protokol DEX Uniswap yang populer. Hanya sehari setelah rilis token UNI, penipu mulai mempromosikan hadiah token UNI palsu dengan meniru identitas pencipta Uniswap – Hayden Adams.

Platform pertukaran token terdesentralisasi yang populer telah meluncurkan token asli yang telah lama dinantikan yang disebut UNI.

Pengumuman tersebut disertai dengan berita bahwa Uniswap akan mengirimkan 15% dari total pasokan UNI kepada pengguna yang telah menggunakannya sebelum 1 September.

Secara alami, token gratis ini diminati dengan sangat hebat, serta menarik perhatian komunitas dengan cukup cepat.

Namun, tampaknya para penipu juga mengawasi dengan cermat. Tidak butuh waktu lama, dan hanya sehari setelah peluncuran UNI, penipu tak dikenal memulai giveaway palsu UNI di platform YouTube.

Dalam kasus ini, para penipu membuat channel YouTube Uniswap palsu yang diduga memiliki lebih dari 400.000 pelanggan. Mereka juga meluncurkan video langsung yang menampilkan 40.000 pemirsa langsung dengan pencipta protokol – Hayden Adams.

Terakhir, penipuan klasik ini diselesaikan dengan menawarkan untuk menggandakan semua token UNI yang dikirim ke alamat tertentu. Artinya, jika pengguna mengirim 250 UNI ke alamatnya, penipu berjanji akan mengirim kembali 500 token UNI.

Meskipun kedengarannya seperti uang mudah, pandangan yang lebih mendalam telah mengungkapkan beberapa masalah dan menunjukkan bahwa ini adalah penipuan klasik.

Channel YouTube yang para penipu ini pakai hanya memiliki dua video – keduanya membawa streaming langsung ke jenis penipuan yang sama, tetapi platform milik Google sudah menghapus semuanya. Hebatnya, mereka mempunyai 405k subscribers hanya dalam beberapa hari.

Selain itu, video tersebut berisi wawancara lama yang berulang dengan Adams, di mana dia tidak mengatakan apa-apa tentang memberikan token UNI gratis.

Juga, korban yang tertipu telah benar-benar mengirim koin ke alamat yang diberikan dan tentu saja, mereka tidak akan menerima imbalan apa pun karena semua ini adalah kepalsuan belaka alias scam.

Hal serupa biasanya adalah bentuk penipuan yang sudah sering terjadi, dimana kita harus lebih cermat dalam menyikapi tawaran-tawaran serupa agar tidak termakan kerugian yang sangat sia-sia.

Ada baiknya lebih baik kita membeli sendiri token yang kita inginkan dari pada mengharapkan penggandaan cepat yang tentu terdengar terlalu bagus dan mudah untuk terwujud, karena bagaimana pun, token adalah uang, sehingga itu sama saja seperti kita mengharapkan penggandaan uang, yang tentu saja sudah banyak penipuan semacam ini dalam beberapa tahun lalu didunia nyata kan? Begitulah kira-kira poinnya!


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis