Microstrategy Borong Bitcoin 6 Juta Dolar AS, Perusahaan Tesla Hingga Block Masih Minat BTC?

Perusahaan kripto Microstrategy kembali membeli kripto Bitcoin dengan jumlah yang besar saat harga kripto tersebut tengah turun.

Pembelian terbaru perusahaan tersebut diperkirakan mencapai 301 BTC dengan biaya sekitar US$6 juta. Ketua eksekutif, Michael Saylor melalui Twitter-nya mengatakan, pembelian dilakukan dengan harga rata-rata sekitar US$19.850. Pembelian ini dilakukan setelah penjualan sekitar US$500 juta saham baru.

Dengan pembelian tersebut, salah seorang juru bicara mengatakan, MicroStrategy sekarang memiliki 130.000 bitcoin, yang menghabiskan uang sekitar US$4 miliar.

Microstrategy mengalami penurunan biaya nilai aset digital sekitar US$918 juta pada kuartal II tahun ini dan berkontribusi terhadap kerugian bersih yang mencapai $1,1 miliar.

Kekhawatiran Penurunan Nilai Aset

Kepala Penelitian di Manajer Dana Crypto Valkyrie Investments, Josh Olszewicz, mengatakan kepada BlockWorks, meski berpeluang adanya pembelian aset BTC dalam jangka panjang, namun penurunan harga akan menjadi perhatian.

Nilai BTC anjlok cukup mengkhawatirkan sejak awal September ini. Sementara, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB) saat ini sedang meninjau biaya penurunan nilai yang terkait dengan aset digital di neraca.

“Jika metode pelaporan disesuaikan oleh FASB dan biaya penurunan nilai dicabut untuk aset digital tertentu, seperti bitcoin, adopsi perusahaan kemungkinan akan meningkat,” kata Olszewicz.

“Bitcoin di neraca kemudian akan secara akurat mencerminkan harga pasar yang realistis daripada harga terendah saat aset sedang ditahan,” sambung dia.

Chief investment officer di IDX Digital Asset, Ben McMillan menyebut, Macro Headwinds membuat banyak investor institusional memiliki risiko besar hingga para investor mulai ragu menyimpan Bitcoin sebagai aset.

“Sejauh perusahaan yang memegang bitcoin di neraca mereka, saya pikir jenis pembeli itu akan lebih jarang,” kata McMillan.

“Volatilitas adalah sesuatu yang dibayar investor untuk ditanggung, sedangkan – untuk perbendaharaan perusahaan – ini berpotensi merupakan sakit kepala yang jauh lebih besar untuk dijelaskan pada panggilan pendapatan triwulanan,” sambung dia.

Investor Bitcoin Makin Banyak atau Berkurang?

Strategi MicroStrategy yang terus mengakusisi BTC meski mereka digugat oleh Jaksa di Washington DC tentu akan berdampak pada status perusahaan itu di mata hukum. Sekaligus memancing sentiment terhadap pasar.

Untuk diketahui, menurut Bitcointreasuries.net Tesla saat ini memegang 10.800 BTC yang dibeli dengan harga sekitar US$560 juta. Namun kini anjlok di angka US$205 juta.

Tesla menghabiskan US$1,5 miliar untuk mengakuisisi sekitar 43.200 BTC pada kuartal pertama 2021. Mereka kemudian menjual sekitar 75% dari total tersebut dengan kerugian mencapai US$170 juta.

Ahli strategi Morningstar Equity Seth Goldstein secara terang-terangan mengkritik Tesla yang berencana melakukan pembelian Bitcoin kembali di masa depan.

“Pembelian Bitcoin Tesla adalah bagian dari perusahaan yang bersiap untuk berpotensi menerimanya sebagai bentuk pembayaran,” kata dia.

“Jika Tesla memutuskan untuk mengejar opsi pembayaran ini di masa mendatang, mereka dapat membeli lebih banyak bitcoin di awal pembelian,” sambung dia.

Sementara, Perusahaan Block, saat ini diperkirakan memiliki 8.000 BTC dengan nilai sekitar US$150 juta. Perusahaan yang menginvestasikan total US$220 juta dalam Bitcoin pada kuartal keempat 2020 dan kuartal pertama tahun 2021, itu mengakui rugi sekitar US$36 juta akibat penurunan nilai Bitcoin pada kuartal kedua tahun ini. Baik Tesla maupun Block hingga kini masih memilih bungkam saat dimintai keterangan.

Olszewicz menyarankan, agar investor mempertimbangkan untuk menyimpan Bitcoin untuk saat ini.

“Itu tidak berarti bahwa beberapa perusahaan tidak mengambil keuntungan dari penurunan dan melihatnya sebagai peluang pembelian,” kata dia.

“Kami hanya pernah mencari tahu tentang pembelian ini setelah fakta, dan tidak akan mengejutkan melihat lebih banyak perusahaan mengumumkan akhir tahun ini bahwa mereka membeli sekarang,” ujarnya lagi. [St]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.