Regulator Sekuritas Uni Eropa Merekomendasikan untuk Melarang Crypto Proof-of-Work

Dampak penambangan crypto berkonsensus Proof-of-Work (PoW) tampaknya telah menimbulkan keprihatinan tersendiri dari regulator di Uni Eropa.

Belum lama ini, Erik Thedeen, wakil ketua pengawas di Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa, mengatakan dalam wawancara bersama Financial Times bahwa telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam jumlah energi terbarukan yang didedikasikan untuk penambangan crypto.

Dia menambahkan bahwa pertambangan telah menjadi “isu nasional” untuk negara asalnya Swedia.

Thedeen juga mengatakan bahwa dia tidak merekomendasikan pelarangan crypto secara umum, tetapi lebih merekomendasikan larangan pada crypto yang didapat melalui penambangan PoW.

Tentu saja, ini telah menggerakkan industri ke arah model Proo-of-Stake (PoS), yang mengkonsumsi lebih sedikit energi secara keseluruhan.

Pertambangan crypto memang telah menjadi bisnis besar selama dekade terakhir dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.

Kekuatan komputasi yang didedikasikan untuk industri mencapai level rekor pada akhir tahun 2021, meskipun ada larangan keras pada bisnis penambangan dan crypto di China yang sebelumnya menjadi pusat dari pasar crypto dunia.

Proof-of-Work adalah proses di mana blockchain memverifikasi blok, atau transaksi, yang tervalidasi dengan sah. Penambang mendedikasikan kekuatan komputasi untuk bersaing satu sama lain untuk memecahkan masalah kompleks untuk memverifikasi transaksi. Sebagai imbalannya, mereka dihargai dengan koin.

Model konsensus PoW mengharuskan setiap peserta di blockchain untuk memverifikasi transaksi, yang pada akhirnya menghabiskan banyak energi.

Di sisi lain, model PoS telah memungkinkan transaksi diverifikasi oleh sejumlah pihak yang jauh lebih kecil. Peserta mempertaruhkan (staking) crypto mereka sendiri untuk menghasilkan node validasi yang kemudian memverifikasi transaksi.

PoS telah dinilai sebagai solusi masalah energi dan jejak karbon dari industri crypto yang tentu lebih disukai banyak pihak dan otoritas.

Pelarangan ini tentu saja adalah bentuk keprihatinan telak dari pemangku kepentingan pada masalah energi yang diiringi kekhawatiran perang dari konflik Rusia-Ukraina, sehingga crypto konsensus PoW lebih baik dilarang terlebih dahulu guna mengurangi “beban” energi. Bagaimana menurut Anda?

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis