Analis: Lebih Banyak Orang Akan Membeli Bitcoin Saat Pasar Modal Naik

Aksi harga Bitcoin (BTC) telah mengalami stagnasi di harga Rp 144 juta-an selama beberapa hari terakhir, yang telah terbukti menjadi hal positif bagi beberapa Altcoin utama karena mereka mendapatkan kenaikan besar kemarin.

Sekarang, seorang analis dan penggemar Bitcoin terkemuka sedang menjelaskan bahwa ia yakin BTC akan terus bergerak sideways sampai ekonomi global menetapkan trend yang jelas, yang menurutnya akan ditentukan oleh pergerakan di pasar ekuitas.

Pada saat pers, harga Bitcoin berada di Rp 144 juta-an, menurut CoinGecko.

Ketidakmampuan BTC untuk bergerak ke atas menuju level Resistance utamanya di Rp 150 juta memberitahukan bahwa Bulls mungkin akan tumbuh semakin lemah, tetapi trend jangka pendeknya tidak akan menjadi sangat Bearish terkecuali BTC turun dibawah Rp 140 juta.

Mengenai mengapa aksi harga Bitcoin bergerak tersendat akhir-akhir ini, Tom Lee, Co-Founder Fundstrat Global Advisors dan Bulls Bitcoin terkemuka, menjelaskan dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan CNBC bahwa ia percaya kurangnya arah dalam ekonomi global berkontribusi pada keragu-raguan terhadap BTC. Ia mengatakan:

“Bitcoin agak macet baru-baru ini karena prospek makro telah macet. Saya pikir, di dunia tanpa trend, bitcoin tidak naik … Katalis besar berikutnya, saya pikir, adalah penentu yang menentukan di pasar ekuitas, karena saya pikir begitu ekuitas breakout ke level tertinggi sepanjang masa, Bitcoin menjadi aset yang Risk-On.

Baca Juga: 20 Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Dan Tips Untuk Memulai 2019

Meskipun S&P 500 sama sekali bukan indikator terbaik dari kekuatan ekonomi global, Lee mencatat bahwa itu cenderung berkorelasi erat dengan aksi harga Bitcoin, yang mungkin berarti bahwa Bullish di pasar ekuitas AS akan diterjemahkan menjadi tindakan harga positif untuk cryptocurrency.

“Bitcoin bekerja paling baik ketika S&P naik lebih dari 15% … Bitcoin mungkin sangat tangkas di mana ia bekerja dengan baik di dunia yang berisiko, tetapi ketika Anda mulai gugup, maka Anda akan memperlakukannya [BTC] seperti emas digital.”

Ini adalah gagasan yang cukup Bullish dan cukup masuk akal, karena dapat memvalidasi status BTC sebagai aset “safe-haven” atau Emas versi 2.0, tetapi juga memberi ruang bagi crypto untuk melonjak ketika ekonomi stabil. Kita lihat saja.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Tinggalkan komentar