CryptoHarian

Chainlink Siapkan Kejutan Setelah Lonjakan Harga, Ini yang Perlu Diketahui

Cryptoharian – Di tengah ramainya pasar kripto yang saat ini sedang hype, Chainlink (LINK) telah menjadi salah satu aset yang mencuri perhatian pada bulan ini. Melansir dari coingape.com, dalam waktu dua minggu terakhir, mata uang kripto ini mengalami lonjakan harga yang mengesankan. Lonjakan harga yang terealisasi adalah US$ 13.6 menjadi $19.79, dengan angka pertumbuhan sebesar 45 persen.

Meski begitu, beberapa hari terakhir ini aset tersebut tampak sedang mengalami koreksi pasca lonjakan. Salah satu hal yang semakin menjadi pertanyaan bagi para investor, yakni saat Bitcoin berhasil menembus level US$ 46.000, harga Chainlink cenderung stagnan. 

Berdasarkan analisis grafik dalam kerangka waktu 4 jam, tampak adanya fase konsolidasi yang ditandai oleh dua garis tren yang saling mendekat, menggambarkan pembentukan pola panji.

Pola panji ini sering terjadi dalam tren naik yang ramai, dan memberikan waktu istirahat sementara bagi pasar untuk memulihkan momentum bullish yang sudah lelah. Oleh karena itu, konvergensi garis tren mengindikasikan bahwa harga Chainlink mungkin akan bergerak secara signifikan, entah pergerakan naik atau turun.

Para analis percaya bahwa jika harga LINK mampu menembus garis tren atas dengan penutupan lilin selama 4 jam, maka ini bisa menjadi sinyal bagi buyers untuk mendorong harga menuju level resisten kunci di US$ 20.5, diikuti oleh US$ 23.

Namun, salah satu hal yang menjaga optimisme terhadap Chainlink adalah laporan terbaru dari perusahaan analisis kripto Intotheblock mengenai akumulasi signifikan oleh “whale” LINK. Pasalnya, dalam lima hari terakhir ini sekitar 4.556.684 token dengan kisaran nilai US$ 83.6 juta, telah dipindahkan dari Binance ke 55 dompet baru. 

Prediksi Berdasarkan Indikator Teknis

1. Experimental Moving Average 

Posisi harga LINK di atas Experimental Moving Average (EMA) harian seperti 20, 50, 100, dan 200 menunjukkan pandangan jangka pendek yang optimis. Harga yang naik didukung secara dinamis oleh kemiringan 20 dan 50 EMA.

2. Indeks Kekuatan Relatif 

Index Kekuatan Relatif (RSI) harian yang berada di sekitar level 50 persen mencerminkan sentimen netral di antara para trader. Data ini menunjukkan potensi keseimbangan antara pembelian dan penjualan.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.