CryptoHarian

Kenapa Harga Bitcoin Bisa Menyentuh US$48.000 Pada Akhir Pekan?

Bitcoin mengalami apresiasi harga ke daerah $48.000 pertama kali di Tahun 2024 setelah pemulihannya di akhir tahun lalu. 

Pergerakan apresiasi harga ini nampaknya masih didukung oleh whales atau investor besar dan investor institusional yang membeli ETF. 

Hal ini disebabkan volume transaksi di akhir pekan lalu yang memberikan narasi positif sehingga membuka jalan untuk Bitcoin bergerak lebih tinggi dari dorongan beli investor ritel. 

Volume Bitcoin Whales dan ETF Naik

Sentimen positif pertama datang dari whale atau investor besar yang terlihat melakukan transaksi besar-besaran di akhir pekan kemarin, mendorong harga Bitcoin naik dari daerah $46.000 ke daerah saat ini yaitu $48.000. 

Terlihat bahwa terdapat informasi yang tersebar bahwa Whale melakukan transaksi sebesar 140.000 BTC dalam tiga pekan terakhir, dengan puncak transaksi yang tinggi menjelang akhir pekan lalu. 

Menurut data onchain yang dipublikasi analis benrama @ali_charts di Twitter, volume transaksi tersebut bernilai $6,16 Miliar hanya dari beberapa whale saja. 

Volume transaksi tersebut walau besar, namun secara matematikan hanya bisa meningkatkan harga Bitcoin hingga ratusan Dolar Amerika saja. Jadi secara menyeluruh apresiasi harga sebanyak ribuan Dolar Amerika nampaknya terjadi bukan karena volume beli tersebut, tapi karena sentimen positif yang diciptakan dari volume beli tersebut. 

Whale membuat persepsi pandangan bahwa saat ini pasar sedang bergerak positif dengan volume belinya sehingga mendorong investor ritel untuk ikut membeli, sehingga mendorong harga naik. 

Selain dari whales, investor institusional juga terlihat mendorong harga Bitcoin naik dengan volume transaksi ETF Bitcoin Spot yang terus meningkat di pekan lalu. 

Dengan meningkatnya volume transaksi Bitcoin ETF Spot, maka penerbitnya harus membeli Bitcoin senilai setara dengan ETF tersebut. Hasilnya saat ini institusi besar seperti Ark Invest, Fidelity, dan BlackRock sedang melakukan pembelian Bitcoin secara besar-besaran. 

Dikabarkan bahwa saat ini volume harian ETF Bitcoin sudah mencapai di atas $500 Juta secara rata-rata sehingga mendorong narasi bahwa Bitcoin akan terus naik karena volume beli ini. 

Selain itu, karena volume transaksi ini, ETF Bitcoin telah mencapai volume transaksi secara menyeluruh hingga $10 Miliar, yang artinya saat ini ada dana $10 Miliar yang tersebar di seluruh ETF Bitcoin Spot yang ada. 

Beberapa narasi tersebut telah berhasil mendorong FOMO yang kuat di investor ritel sehingga secara menyeluruh saat ini kondisi pasar terlihat positif mulai dari sisi derivatif hingga spot. 

Sayangnya narasi tersebut tidak sesuai dengan realita karena ada kemungkinan pergerakan ini adalah manipulasi whale untuk mencari keuntungan. 

Hal ini disebabkan setelah diteliti lebih dalam, volume transaksi ETF yang besar tersebut ternyata hanya sekitar 3% hingga 4% dari seluruh transaksi Bitcoin yang ada. 

Menurut data yang beredar, volume transaksi ETF hanya merepresentasikan sebagian kecil transaksi Bitcoin, yang berarti narasi positif ini dibentuk untuk mendorong harga naik sehingga layaknya apresiasi sebelumnya, whale bisa mengambil keuntungan saat harga naik. 

Waspada Koreksi Harga 

Glassnode, sebagai salah satu penyedia data onchain, menunjukkan bahwa kondisi harga Bitcoin saat ini sedang berada di daerah yang berisiko dan rentan untuk FOMO. 

Hal ini disebabkan menurut beberapa indikatornya, harga Bitcoin berada di daerah yang tinggi, serupa dengan saat Bitcoin akan turun setelah adanya kasus kehancuran FTX. 

Ditambah lagi, secara menyeluruh, 7 dari 10 indikator onchain Glassnode menunjukkan bahwa ada kemungkinan koreksi yang akan datang karena saat ini harga sudah relatif tinggi dan kemungkinan akan bergerak turun terlebih dahulu. 

Narasi koreksi ini bisa jadi benar menuju halving Bitcoin, karena pada umumnya sebelum halving terjadi, Bitcoin akan bergerak turun. 

Namun setelah koreksi tersebut tidak dipungkiri bahwa Bitcoin akan bergerak naik lagi, bahkan memulai bull run baru yang diprediksi akan terjadi di Tahun 2025. 

Grafik Bulanan BTCUSD

Jika melihat pada Grafik Bulanan Bitcoin, terlihat bahwa saat ini harganya sedang berusaha keluar dari zona demand atau zona support di daerah $46.000 hingga $37.000 yang menjadi batas kuat beberapa pekan terakhir. 

Apa bila ingin bergerak naik, ada kemungkinan Bitcoin bisa mencapai daerah $57.000 hingga $69.000 namun nampaknya daerah tersebut masih sangat jauh untuk diraih. 

Oleh karena itu ada kemungkinan jika tidak ada sentimen positif baru, Bitcoin dapat bergerak turun ke daerah $46.000 hingga $37.000 yang dapat terjadi dalam beberapa pekan ke depan. 

Secara menyeluruh saat ini volatilitas sedang tinggi sehingga investor dan trader diharapkan untuk selalu menjaga manajemen risiko. 

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.