Korea Utara Dilaporkan Mencuri Crypto Menggunakan Kelompok Peretas

Menurut laporan badan keamanan siber AS, Korea Utara (Korut) telah melakukan tindak pencurian crypto di wilayah AS.

Tampak diduga kuat, Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, telah membangun sekelompok peretas, yang salah satunya adalah Lazarus, untuk mencuri aset crypto dari peretasan dompet crypto.

Juga, Badan Investigasi Virginia Mandiant menuduh bahwa negara tetangga Korea Selatan tersebut telah bersalah, karena mencuri inovasi ilmiah dan aset cryptocurrency melalui organisasi peretasan di seluruh dunia.

Mandiant, sebuah perusahaan yang bertanggung jawab untuk memerangi kejahatan siber, menunjukkan bahwa pemerintah Korut telah bersalah atas kasus pencurian crypto.

Menurut badan investigasi tersebut, negara itu telah mendukung peretas yang membobol platform crypto dan organisasi keuangan di seluruh dunia.

Selain itu, Mandiant juga mengatakan bahwa Korut menggunakan crypto curian tersebut untuk senjata, vaksin dan untuk menghindari blokade ekonomi yang sedang dieksplorasi AS dan sekutu.

Yang mengejutkan adalah, ada laporan bahwa negara senjata nuklir tersebut telah mendukung organisasi kejahatan siber, seperti kelompok peretas Lazarus yang terkenal.

Baca Juga: Tiga Alasan, Mengapa Bitcoin Melonjak Melewati $47.000

Kemungkina, peretas Korut telah berhasil mencuri berbagai aset crypto senilai sekitar $400 juta, setelah menyerang tujuh bursa crypto,.

Chainalysis, sebuah agen kriptoanalisis, mengumumkan bahwa pada tahun 2017, sebagian besar pencurian virtual akan dilakukan dari wilayah Korea Utara. Itu sudah terbukti.

Dan selanjutnya, Mandiant juga mengungkapkan bahwa orang Korea Utara menggunakan alat seperti phishing, sistem enkripsi, pemrograman tingkat lanjut dan malware untuk membobol dompet crypto korbannya.

Setelah melakukan pencurian, peretas mengirim dana ke mixer crypto untuk mencuci uang dan mengirimkannya ke dompet crypto terpisah untuk menghilangkan jejak dengan bersih. Ini akan sulit dilacak dan masih menjadi misteri, berapa nilai yang sesungguhnya, yan telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis