CryptoHarian

Bobby Lee: Harga Bitcoin Akan Mencapai $ 1 Juta Setelah Dua ‘Gelembung’ Lagi, Mungkin?

Bobby Lee, pendiri dompet crypto Ballet, dan mantan CEO dan pendiri salah satu exchanger crypto paling lama di China, BTCC, memprediksi harga Bitcoin di Malta AIBC.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Lee mengumumkan perusahaan barunya, Ballet, yang telah menciptakan dompet perangkat keras baru untuk investor bitcoin dan crypto di seluruh dunia ( masih belum ada di Indonesia).

Menurut pernyataannya, keputusan untuk meluncurkan dompet non-elektronik fisik terinspirasi oleh keinginan untuk membuat crypto lebih dekat dengan apa yang sudah dikenal orang-orang.

Bobby percaya fakta bahwa cryptocurrency dalam bentuk digital mungkin menjadi hambatan untuk adopsi dan penggunaan. Dengan dompet perangkat keras, semua orang di dunia akan memiliki tempat yang aman untuk menyimpan koin mereka. Koin utama dompet Ballet adalah Bitcoin, meskipun mendukung sejumlah Altcoin juga, termasuk ETH, XRP, DOGE, dan lainnya.

Kerennya, dompet itu bahkan memiliki aroma khasnya sendiri, yang berfungsi untuk merangsang kelima indera, tetapi juga memiliki tujuan anti-pemalsuan.

Bobby Lee juga seorang pendukung Bitcoin yang terkenal dan vokal, dan memproklamirkan diri sebagai “BTC Maximalist”. Dia percaya bahwa harga Bitcoin masih hanya sebagian kecil dari nilai apa yang dapat dicapai, dan akan menguat lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Dia menyebutnya kelas aset triliun dolar, dan dia memperkirakan harganya akan naik lebih jauh!

Baca Juga: Cara Daftar dan Aktivasi Mobile Banking BCA Dengan Cepat

Baca Juga: 5 Orang Kaya gara-gara Bitcoin.

Baca Juga: Bahaya! Harga Bitcoin Bisa Merosot Lebih Parah Untuk Jangka Pendek

Saat ia menjelaskannya, harga Bitcoin bergerak dalam gelombang, dengan setiap gelombang menjadi gelembung (bubble) yang membuat harga koin semakin naik. Dia memperkirakan bahwa beberapa gelombang baru akan tiba dalam beberapa tahun mendatang, yang kemungkinan akan membawa BTC ke kisaran level $ 100.000 – $ 200.000 , dan akhirnya bahkan akan mencapai $ 1 juta!

Lee mengklaim bahwa setiap gelembung baru akan memicu harga Bitcoin menjadi 10-20 kali lebih tinggi dari yang sebelumnya, dan ia mengharapkan tren untuk berlanjut. Inilah sebabnya dia mendukung dan menyarankan untuk berinvestasi di BTC, dan mengapa dia menciptakan dompet fisik untuk investasi jangka panjang.

Namun, pada saat pers, harga Bitcoin sudah turun 4.6 persen dalam waktu 48 jam dan untuk jangka pendek, trend bearish (turun) mulai mengambil alih kendali, harga masih terlihat akan lebih turun dari sekarang, Rp 123 juta-an.

Mungkin, harga BTC akan mencapai $ 1 juta di masa depan, tidak ada yang bisa memprediksi. Faktanya, harga BTC naik menjadi $20.000 pada tahun 2017.

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di:

Advertisement