Mengapa Bitcoin Tiba-Tiba Melonjak ke $ 10.200, Melikuidasi $ 75 Juta

Harga Bitcoin (BTC) sempat melonjak kuat hingga Rp 145 juta pada tanggal 26 Juli kemarin, dalam sebuah rally cepat yang tidak disangka-sangka.

Ini telah melikuidasi kontrak Long senilai $ 74 Juta pada pertukaran BitMEX saja.

Menurut analis, kemungkinan hal ini disebabkan oleh dua alasan yakni adanya likuidasi posisi Short berleverage tinggi dan aksi Taking Profit pada Altcoin yang sudah terlalu melonjak.

Ketika harga mulai rally, Altcoin utama, serta token DeFi yang berkinerja baik, mulai merosot. Ethereum turun dari $ 322 ke $ 311, dan token DeFi , termasuk Aave dan YFI, juga mengalami rejeksi tajam.

Mengambil Untung

Rejeksi yang terjadi pada Altcoin besar secara simultan dan lonjakan harga Bitcoin menunjukkan bahwa pedagang melakukan aksi Taking Profit (ambil untung) dari lonjakan Alts baru-baru ini.

Karena pedagang memindahkan kenaikan Altcoin mereka ke Bitcoin, itu mungkin memicu Uptrend bagi BTC, sementara Altcoin menurun.

Dari tindak tanduknya, hal ini bisa menjadi semacam upaya kehati-hatian dari investor dalam meracik portofolionya ditengah pergerakan kuat Altcoin dan struktur Bullish BTC yang dibentuk sebelumnya.

Ketika Bitcoin awalnya menembus keatas level $ 10.000, itu telah memicu kontrak Short berleverage tinggi untuk dilikuidasi. Ketika BTC mencapai $ 10.200, itu menyebabkan likuidasi besar terjadi, bernilai $ 74 juta.

Baca Juga: Inilah Level yang Harus Ditembus Bitcoin untuk ke Harga Rp 150 Juta

Bitcoin telah melihat banyak fase ketika lebih dari $ 50 juta kontrak Short atau Long dilikuidasi. Tetapi untuk terjadi dalam rentang beberapa jam saja adalah suatu hal yang jarang sekali terjadi!

Ketika harga Bitcoin pulih dengan kuat dalam beberapa minggu terakhir, beberapa eksekutif dan investor industri menyatakan optimisme terhadap BTC dan ETH.

Investor Optimistik

Pedagang terkenal Peter Brandt, sementara itu, mengharapkan harga Bitcoin mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) baru dan akhirnya mencapai $ 50.000. Dia berkata :

“Itu sebenarnya di mana kepalaku berada. Segitiga Simetris besar-besaran dalam $ BTC menunjuk ke ATH, kemudian $ 50 ribu.”

Apakah harga Bitcoin bisa mencapai harga lebih tinggi dari tahun 2017? Banyak investor percaya bahwa BTC akan mencapai ke harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di tahun 2020 atau 2021.

Tom Lee, managing partner di Fundstrat, juga sangat bullish pada BTC tahun ini.

Sumber

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis