CryptoHarian

Apakah Koin JP Morgan Akan ‘Mengancam’ Bitcoin dan Ripple (XRP)?

JP Morgan, bank yang dikelola oleh Jamie Dimon meluncurkan cryptocurrency sendiri, yang bernama JP Morgan Coin (JPM). JP Morgan memiliki aset $2,6 triliun, pendapatan tahunan $ 100 miliar dan transaksi melebihi $1 triliun perhari dan memiliki kurang lebih 250,000 karyawan di seluruh dunia.

Perusahaan ini digunakan oleh perbankan investasi, manajemen aset, perbankan swasta, manajemen  kekayaan pribadi dan divisi layanan keuangan dan keamanan. Di Indonesia pun tidak lepas dari genggaman JP Morgan, perusahaan ini adalah dealer utama penjual surat utang pemerintah Indonesia.

Ini memberi tahu kita untuk organisasi-organisasi apa yang akan menggunakan JP Morgan Coin. JPM adalah alat likuiditas yang menggunakan teknologi blockchain yang diijinkan dan tersentralisasi. Banyak orang dan ahli mengatakan bahwa JP Morgan Coin bukan sebuah cryptocurrency yang seharusnya terdesentralisasi, seperti Bitcoin. Orang-orang mengatakan bahwa JPM hanya sebuah koin bank.

XRP

Ripple labs yang mengeluarkan XRP akan mendapatkan satu kompetisi lagi, yaitu JPM. XRP sudah cukup lama berada di ruang cryptocurrency. Beda seperti crypto lainnya, XRP fokus di bidang pembayaran lintas batas. XRP mau menggantikan sistem SWIFT yang sedang digunakan 90 persen bank-bank yang berada di dunia, Indonesia-pun tidak lepas dari menggunakan sistem ini.

Dengan adanya XRP, sistem perbankan mempunyai pilihan selain SWIFT. CIMB Malaysia sudah mengadopsi produk dari Ripple Labs. Bahkan, banyak bank-bank besar di dunia sudah menggunakan sistem Ripple Labs.

JPM juga bekerja dibidang transaksi lintas batas. Dan orang-orang percaya dengan perusahaan yang mengeluarkan koin tersebut, JP Morgan Chase.

Baca Juga: Salah Satu Pendiri Apple Steve Wozniak Menjual BTC Di Harga $20,000

Baca Juga: 13 Fakta Yang Harus Diketahui Tentang Koin JP Morgan (JPM)

JP Morgan Coin vs XRP

Salah satu alasan kenapa banyak bank yang masih tidak mau menggunakan XRP karena mereka mau mengontrol koin tersebut. Bank tidak suka apa yang mereka tidak bisa kontrol. XRP lebih bagus dari SWIFT karena XRP memberikan transaksi yang instan dan biaya transaksi lebih murah.

Bank-bank besar yang lain tidak ingin menggunakan JPM karena mereka tidak bisa mengendalikan koin tersebut. Di masa depan, mungkin ada koin seperti Bank of America Coin atau Bank of China Coin, Bank Indonesia Coin, dll.

JPM mungkin tidak melihat banyak interoporebalitias antar bank, oleh karena itu, mereka mungkin memerlukan semacam sistem atau ‘jembatan’ dan XRP mungkin akan menjadi sebuah jembatan tersebut.

Baca Juga: Bitcoin ETF Mungkin Akan Disetujui Di Tahun 2020

Baca Juga: JPMorgan Mengejek Bitcoin, Tetapi Mengeluarkan Koin Crypto Sendiri

Apakah ada implikasi dengan Bitcoin?

Hampir tidak ada implikasi dengan Bitcoin karena Bitcoin sudah mendominasi ruang cryptocurrency, sekiatr 60 persen diisi oleh BTC. Hampir semua orang yang percaya dengan Bitcoin, tidak memperdulikan koin baru JP Morgan karena mereka tidak bisa menggunakan JPM secara mainstream seperti membeli Pizza atau membayar layanan.

Bitcoin memiliki proposisi nilai yang luar biasa dan unik. JP Morgan tidak dapat mengontrol BTC, sangat sulit untuk memanipulasi harga BTC. Sedangkan dalam kasus JPM, mereka memiliki kontrol langsung koin ini. Rumor saat ini mengatakan bahwa JP Morgan akan menggunakan Bakkt untuk klien mereka yang ingin memberli, berinvestasi dan memegang Bitcoin. Jadi JP Morgan Coin tidak memiliki ancaman terhadap Bitcoin.

Baca Juga: Roger Ver Mengatakan Stablecoin Akan Menjadi Populer Di Tahun 2019

Ikuti Cryptoharian Di:
Avatar

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

1 comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di: